× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Diriwayatkan dari Ibnul Mundzir dari As-Suddi bahwasanya, Ada dua orang Yahudi yang bernama Malik bin Ash-Shaif dan Rifaah bin Zaid apabila bertemu dengan nabi saw, maka mereka berdua mengucapkan kepada nabi, "raaina" (pendengaranmu dan dengarlah sedangkan kamu tidak mendengarnya). Kemudian orang-orang mukmin mengira bahwasanya kalimat yang dilontarkan orang-orang Yahudi kepada nabi saw ini adalah sebuah kalimat yang digunakan oleh Ahlul Kitab untuk mengagungkan nabi-nabi mereka, maka orang-orang mengucapkan kalimat tersebut kepada nabi saw, maka turunlah ayat ini, yaitu QS.2:104. Juga diriwayatkan oleh Abu Nuaim dalam kitab Ad-Dalail dari jalur As-Suddi kecil dari Al-Kalbi dari Abi Shalih dari Ibnu Abbas ra, berkata bahwasanya ucapan Yahudi "raaina" adalah ejekan yang sangat jelek, maka ketika orang-orang Yahudi mendengar para sahabat nabi saw mengatakan kalimat tersebut kepada nabi saw, mereka memberitahu kepada semua orang kalimat tersebut. Dan orang-orang Yahudi mengatakan kalimat tersebut lalu tertawa satu sama lain diantara mereka, kemudian ayat ini turun. Setelah Saad bin Muadz mendengar kalimat tersebut, maka ia katakan kepada orang-orang Yahudi, "Wahai musuh-musuh Allah! Jika setelah ini aku masih mendengar kalimat tersebut keluar dari mulut salah satu dari kalian, maka akan aku tebas lehernya." Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Adh-Dhahak berkata bahwasanya seorang dari Yahudi berkata kepada nabi saw, "Ar inii sam aka", maka turunlah ayat ini. Diriwayatkan juga dari Athiyyah bahwasanya beberapa orang Yahudi berkata: "Ar inaa sam aka!" sehingga orang-orang mukmin mengikuti mengatakan kalimat tersebut, kemudian Allah swt melarang mereka untuk mengucapkan kalimat tersebut dengan turunnya ayat ini.

Back

Snow
Snow
Snow