Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih yang bersumber dari Ibnu Abbas, bahwa pada permulaan turun wahyu, Nabi saw. suka shalat dengan berdiri pada kedua ujung jari kakinya (berjingkat). Maka sehubungan dengan tekanan badannya yang berganti-ganti di atas kedua ujuk jari kakinya (yang memberatkan beliau itu), turunlah ayat ini (Thaahaa: 1-2) sebagai petunjuk agar tidak tersiksa dalam melakukan shalat. Diriwayatkan oleh Abd bin Humaid di dalam tafsir-nya, yang bersumber dari ar-Rabi bin Anas bahwa apabila Nabi saw. berdiri shalat, beliau suka berganti-ganti tekanan badannya di atas kedua kakinya untuk menghilangkan rasa penat. Maka turunlah ayat ini (Thaahaa: 1-2) sebagai petunjuk kepada beliau. Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih dari al-Aufi yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa kaum kafir Quraisy berkata: "Orang ini (Muhammad) telah disusahkan oleh Rabb-nya." Maka turunlah ayat ini (Thaahaa: 1-2) sebagai bantahan atas ucapan mereka.
Back

