Diriwayatkan oleh Muslim dll yang bersumber dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Bersabda kepada pamannya: "Ucapkanlah laa ilaaha illallaah (tidak ada tuhan selain Allah), kelak aku akan menjadi saksi pada hari kiamat bahwa engkau telah beriman." Abu Thalib (pamannya) menjawab: "Sekiranya aku tidak takut wanita-wanita Quraisy mencelaku dengan menyatakan bahwa aku beriman karena terpaksa, tentu aku akan mengucapkannya dengan kesaksianmu." Maka turunlah ayat ini (al-Qashash: 56) yang menegaskan bahwa hanya Allah yang bisa memberikan hidayah. Diriwayatkan oleh an-Nasa-I dan Ibnu Asakir di dalam kitab Raariih Dimasyqa, dengan sanad jayyid (baik) yang bersumber dari Abu Said bin Rafi bahwa Abu Said Bin Rafi bertanya kepada Ibnu Umar tentang ayat, innaka laa tahdii man ahbabta.. (sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi) (al-Qashash: 56), apakah turunya berkenaan dengan Abu Jahl dan Abu Thalib ? Ibnu Umar membenarkannya.
Back

