× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ikrimah bahwa ahli kitab bertanya kepada Rasulullah saw. tentang ruh. Pertanyaan ini dijawab oleh Nabi Muhamad saw. dengan firman Allah, surat al-Israa ayat 85 yang menegaskan bahwa ruh adalah urusan Allah, dan manusia hanya diberi ilmu yang sangat sedikit. Ahli kitab berkata: "Engkau menganggap bahwa kami tidak diberi ilmu kecuali hanya sedikit, padahal kami telah diberi Taurat. Taurat adalah hikmah. Dan barang siapa yang diberi hikmah, sesungguhnya ia telah diberi kebaikan yang banyak." Maka turunlah ayat ini (Luqman: 27) sebagai penjelasan bahwa ilmu yang diberikan kepada manusia hanyalah sedikit, sedangkan ilmu Allah tidak mungkin dapat dicatat karena sangat banyak. Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq yang bersumber dari Atha bin Yasar. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi Hatim dari Said atau Ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa ketika Rasulullah saw. berada di Mekah, turunlah ayat, Wa maa uutiitum minal ilmi illaa qaliilaa, ( dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit) (al-Israa: 85). Setelah beliau hijrah ke Madinah, datanglah kepada beliau pendeta-pendeta Yahudi seraya berkata: "Apakah benar apa yang telah sampai kepada kami ini, bahwa engkau berkata: hanya sedikit ilmu yang diberikan oleh Allah. Apakah perkataan itu ditujukan kepada kami atau kepada kaummu?" Bersabdalah Rasulullah saw, "Kami tujukan kepada dua-duanya." Mereka berkata: "Bukankah engkau telah membaca (dalam al-Quran) bahwa kami telah diberi Taurat yang di dalamnya terdapat keterangan untuk segala perkara." Bersabdalah Rasulullah saw: "Semua itu dibanding dengan ilmu Allah sangatlah sedikit." Ayat ini (Luqman: 27) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang menegaskan bahwa di muka bumi ini tidak akan ada alat yang mencukupi untuk melukiskan ilmu Allah. Diriwayatkan oleh Abusy Syaikh di dalam kitab al-Azhamah, dan Ibnu Jarir, yang bersumber dari Qatadah bahwa kaum musyrikin berkata: "Hampir habis apa yang dikatakan oleh Muhammad." Ayat tersebut (Luqman: 27) turun berkenaan dengan ucapan mereka, yang menegaskan bahwa ilmu Allah itu tidak akan ada habis-habisnya.

Back

Snow
Snow
Snow