× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, menurutnya, hadits tersebut hasan, yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa pada suatu hari saat Nabi saw shalat, terlintas di dalam hati beliau ucapan-ucapan kaum munafikin yang shalat bersama beliau, bahwa mereka mempunyai dua hati, satu hati bersama orang kafir dan satu lagi bersamanya (iman). Maka Allah menurunkan ayat ini (al-Ahzab: 4) yang menegaskan bahwa Allah tidak menciptakan dua hati bagi manusia. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Khashif yang bersumber dari Said bin Jubair, Mujahid, dan Ikrimah. Bahwa seorang laki-laki didesas-desuskan mempunyai dua hati. Maka turunlah ayat ini (al-Ahzab: 4) sebagai bantahan atas desas-desus itu. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir dari Qatadah yang bersumber dari al-Hasan; dengan tambahan bahwa orang-orang itu berkata: "Aku ini mempunyai hati yang dapat menyuruhku dan hati yang dapat melarangku." Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Ibnu Abi Najih, yang bersumber dari Mujahid bahwa ayat ini (al-Ahzab: 4) turun berkenaan dengan seorang laki-laki bani Fahm yang berkata: "Sesungguhnya di dalam rongga dadaku terdapat dua hati yang keduanya lebih cemerlang daripada hati Muhammad." Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari as-Suddi bahwa ayat ini (al-Ahzab: 4) turun berkenaan dengan seorang Quraisy dari bani Jamh yang bernama Jamil bin Mamar (yang mengaku berhati dua, yang lebih cemerlang daripada hati Nabi Muhammad saw.).

Back

Snow
Snow
Snow