Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Muhammad bin Kab al-Qurazhi bahwa ketika dua orang Quraisy dan seorang Tsaqif duduk-duduk di sisi Kabah, berakatalah salah seorang dari mereka: "Bagaimana pendapatmu, apakah Allah mendengar omongan kita ?" Yang lainnya menjawab: "Apabila kamu berbicara nyaring, tentu Ia akan mendengar, tapi jika kamu berbisik-bisik, tentu Ia tidak akan mendengarnya." Maka turunlah ayat ini (az-Zukhruf: 80) sebagai bantahan atas ucapan mereka.
Back

