Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa yang dimaksud dengan al-ladziina kafaruu wa shadduu ang sabiilillaahi adlalla amaalahum (orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi [manusia] dari jalan Allah, Allah menghapus amalan-amalan mereka. (Muhammad: 1) adalah orang-orang Mekah. Sementara ayat-ayat selanjutnya, wal-ladziina aamanuu wa amilush shaalihaat, (dan orang-orang yang beriman [kepada Allah] dan mengerjakan amal-amal yang shaleh) (Muhammad: 2) adalah kaum Anshar di Madinah.
Back

