Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Abu Thalhah yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa kaum Muslimin terlalu banyak bertanya kepada Rasulullah saw. sehingga membebani beliau. Untuk meringankan beban Rasulullah, Allah menurunkan ayat ini (al-Mujadalah: 12) sebagai perintah bersedakah kepada fakir miskin sebelum bertanya. Setelah turun ayat ini (al-Mujadalah: 12) kebanyakan orang menahan diri untuk bertanya. Maka turunlah ayat berikutnya (al-Mujadalah: 13) sebagai teguran kepada orang-orang yang tidak mau bertanya karena takut mengeluarkan sedekah. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, menurutnya, hadits ini hasan- dll, yang bersumber dari Ali bahwa setelah turun ayat yaa ayyuhal-ladziina aamanuu idzaa najaitumur rosuul, (hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan rasul) (al-Mujadalah: 12) Nabi saw bersabda kepada Ali bin Abi Thalib: "Bagaimana pendapatmu kalau sedakah satu dinar?" Ali menjawab: "Mereka tidak akan mampu." Beliau bersabda: "Setengah dinar?" Ali menjawab: "Mereka tidak akan mampu." Beliau bertanya: "Kalau begitu berapa ?" Ali menjawab: "Satu butir syair (gandum)." Rasulullah menjawab: "Engkau terlalu sederhana." Maka turunlah ayat ini (al-Mujadalah: 13) sebagai teguran kepada orang-orang yang ingin bertanya kepada Rasulullah tapi takut miskin karena harus membayar sedekah terlebih dahulu. Selanjutnya Ali berkata: "Karena ayat itulah umat ini diringankan bebannya."
Back

