Diriwayatkan oleh al-Hakim dan disahihkannya, yang bersumber dari Ibnu Abbas. Sanad hadits ini sahih menurut syarat al-Bukhari. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim bahwa al-Walid bin al-Mughirah datang kepada Nabi saw. Kemudian beliau membaca al-Quran kepadanya sehingga ia pun tertarik. Kejadian ini sampai kepada Abu Jahl,sehingga ia sengaja datang kepada al-Walid sambil berkataa: "Hai Paman ! Sesungguhnya kaummu akan mengumpulkan harta untuk diberikan kepadamu dengan maksud agar engkau mengganggu Huhammad." Al-Walid berkata: "Bukankah kaum Quraisy telah mengetahui bahwa aku yang paling kaya di antara mereka?" Selanjutnya Abu Jahl berkata: "Kalau demikian ucapkanlah sebuah perkataan yang menunjukkan bahwa engkau ingkar dan benci kepadanya (Muhammad)." Al-Walid berkata: "Apa yang harus aku katakan? Demi Allah tidak ada seorangpun di antara kalian yang lebih tinggi syairnya, sajaknya, ataupun kasidahnya daripada gubahanku, bahkan syair-syair jin pun tidak ada yang mengungguli aku. Demi Allah, sepanjang yang aku ketahui, tidak ada yang menyerupai ucapan Muhammad sedikitpun. Demi Allah, ucapannya manis, bagus, indah,gemilang dan cemerlang. Ucapannya tinggi, tak ada yang lebih tinggi daripadanya." Abu Jahl berkata: "Kaummu tidak akan senang sebelum engkau menunjukkan kebencianmu kepada Muhammad." Al-Walid berkata: "Baiklah aku akan berfikir dahulu." Setelah berfikir diapun berkata: "Benar, ucapan Muhammad itu hanyalah sihir yang berkesan, yang memberi bekas kepada yang lainnya." Maka turunlah ayat ini (Al-Muddatstsir: 11) sebagai ancaman kepada orang-orang yang mendustakan beliau.
Back

