Orang-orang Yahudi mengikuti apa yang dibisikkan oleh para setan kepada tukang sihir di zaman Sulaiman bin Dawud. Sulaiman tidak kufur dan tidak mempelajari sihir, sebaliknya para setanlah yang kafir kepada Allah manakala mereka mengajarkan sihir kepada manusia untuk merusak agama mereka. Orang-orang yahudi juga mengikuti sihir yang diturunkan kepada dua malaikat Harut dan Marut di bumi Babil di Irak sebagai cobaan dan ujian dari allah kepada hamba-hamba-Nya. Dua malaikat tersebut tidak mengajar siapapun kecuali keduanya menasihatinya dan memperingatkannya agar tidak mempelajari sihir. Keduanya berkata kepadanya, Janganlah kamu menjadi kafir dengan mempelajari sihir dan menaati setan. Lalu orang-orang belajar dari dua malaikat tersebut sihir yang memicu kebencian di antara suami istri sehingga keduanya berpisah. Para tukang sihir itu tidak mampu menimpakan mudharat kepada seseorang kecuali dengan izin dan ketetapan dari Allah. Para tukang sihir itu tidak mempelajari kecuali sesuatu yang buruk yang merugikan mereka dan tidak memberi manfaat bagi mereka. Sihir ini dinukil oleh setan-setan kepada orang-orang Yahudi, sampai ia menyebar dikalangan mereka sehingga mereka mengedepankannya di atas kitab Allah. Orang-orang Yahudi menggetahui bahwa siap yang memilih sihir dan meninggalkan kebenaran, maka dia tidak meraih bagian kebaikan di akhirat. Benar-benar buruk sihir dan kekufuran yang mereka dapatkan dengan menggadaikan iman dan mengikuti Rasulullah, seandainya mereka mempunyai ilmu dan membuahkan amal dengan apa yang mereka dinasihati dengannya.
Back

