Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrik : Apakah diantara sekutu kalian ada yang menunjukkan jalan yang lurus? Sesungguhnya mereka tidak kuasa melakukan itu. Katakanlah (wahai Rasul) kepada mereka : Hanya Allah-lah yang memberi petunjuk orang yang sesat ke jalan yang hak (benar). Maka manakah diantara keduanya yang lebih berhak diikuti? Satu-satunya yang dapat memberi hidayah atau yang tidak dapat memberi hidayah karena tidak memiliki pengetahuan dan sesat, yaitu sekutu kalian yang tidak mampu memberi petunjuk ataupun mendapat petunjuk kecuali diberi petunjuk? Apa yang kalian lakukan, mengapa kalian menyamakan Allah dengan makhluk-Nya? Ini adalah kesimpulan yang bathil.
Back

