Sebagaimana Kami telah membimbing kalian wahai kaum muslimin ke jalan yang benar dalam agama, maka Kami menjadikan sebagai umat terbaik dan terpilih, agar di akhirat kelak kalian menjadi saksi bagi manusia seluruhnya bahwa para Rasul mereka telah menyampaikan risalah Rabb mereka. Demikian pula Rasulullah akan menjadi saksi atas kalian bahwa dia telah menyapaikan risalah Rabbnya. Kami tidak menjadikan wahai Rasul kiblat baitul maqdis di mana selama ini kamu menghadap ke sana, kemudian Kami memalingkanmu ke kabah di Makkah, kecuali untuk menampakkan apa yang telah Kami ketahui di azal berupa ilmu yang berkaitan dengan pahala dan hukuman. Agar Kami membedakan antara oorang-orang yang mengikutimu, menaatimu dan menghadap ke manapun kamu menghadap dengan orang-orang yang lemah imannya, sehingga dia berbalik menjadi murtad dari agama karena keragu-raguan dan kemunafikannya. Sesungguhnya keadaan ini, yaitu perubahan seorang muslim dalam shalatnya dari baiitul maqdis ke kabah adalah perkara yang berat dan sulit, kecuali atas orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan dikaruniai iman dan takwa oleh-Nya. Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu kepada-Nya, ittibamu kepada Rasul-Nya dan shalatmu ke kiblat yang lama. Sesungguhnya Allah merahmati manusia dengan rahmat yang luas di dunia dan di akhirat.
Back

