Manakala Thalut membawa pasukannya untuk memerangi orang-orang yang sombong, dia berkata kepada mereka : Sesungguhnya Allah akan menguji kalian apakah kalian akan bersabar atau tidak dengan sebuah sungai yang akan kalian seberangi didepan kalian, agar orang mukmin bisa dipilah dari orang munafik. Siapa diantara kalian yang minum air sungai, maka dia bukan termasuk pasukanku, dan tidak layak untuk berperang bersamaku. Namun siapa yang tidak minum maka dia termasuk pasukanku karena dia taat kepada perintahku dan layak untuk berjihad. Kecuali siapa yang mengambil keringanan dengan hanya menciduk satu kali saja, maka dia tidak disalahkan. Manakala mereka tiba disungai, mereka langsung terjun kedalamnya dan sibuk minum darinya, kecuali hanya sedikit dari mereka yang sabar menahan haus dan panas, mereka merasa cukup hanya dengan sekali cidukan. Pada saat itu orang-orang yang melanggar ditinggalkan. Manakala Thalut dan sekelompok kecil pasukannya yang berjumlah tiga ratus dan belasan orang saja melewati sungai untuk melawan musuh, mereka melihat jumlah musuh yang besar dan perlengkapan mereka yang unggul, mereka pun berkata : Kita tidak akan mampu melawan pasukan Jalut yang kuat hari ini. Lalu orang-orang yang merasa yakin bahwa mereka akan bertemu Allah mengingatkan saudara-saudara mereka kepada Allah dan kepada kekuasaan-Nya, mereka berkata : Tidak jarang sekelompok kecil orang yang beriman lagi sabar meraih kemenangan dengan izin Allah dan karunia-Nya atas kelompok kafir yang durhaka dalam jumlah besar. Allah beserta orang-orang yang sabar dengan memberi mereka taufik, pertolongan dan balasan kebaikan.
Back

