Allah tidak mensyariatkan bagi orang-orang musyrikin apa yang mereka buat-buat terkait dengan hewan ternak dalam bentuk menolak mengambil manfaat dari sebagian darinya dan memberikannya kepada berhala. Yaitu bahiirah yang di potong telinganya bila telah melahirkan sekian kali. Saaibah yaitu hewan yang dibiarkan untuk berhala. Washiilah yaitu yang melahirkan dua anak betina yang berurutan. Ham yaitu unta jantan yang telah berhasil membuntingi betina sekian kali. Lalu orang-orang kafir menisbatkan aturan ini kepada Allah sebagai kedustaan atas nama-Nya, kebanyakan orang-orang kafir tidak membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Back

