Ketika Allah berfirman di Hari Kiamat : Wahai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu saat Aku menciptakanmu tanpa bapak. Juga nikamt-Ku kepada ibumu saat Aku memilihnya di atas wanita-wanita di zamannya. Aku membersihkannya dari apa yang dituduhkan kepadanya. Di antara nikmat Allah kepada Isa adalah bahwa Allah menguatkan dan mendukungnya dengan Jibril. Isa bisa berbicara kepada manusia saat dia adalah bayi yang masih menyusu yang belum saatnya untuk berbicara. Dia mengajak manusia kepada Allah saat dia dewasa, kekuatannya terkumpul dan kepemudaannya sempurna dengan tauhid yang Allah wahyukan kepadanya. Di antara nikmat Allah kepadanya adalah bahwa Dia mengajarkan menulis kepadanya tanpa guru, memberinya kekuatan memahami dan mengetahui, mengajarkan Taurat kepadanya yang telah Dia turunkan kepada Musa dan Injil yang Dia turunkan kepadanya sebagai hidayah bagi manusia. Di antara nikmat Allah kepadanya adalah bahwa dia membuat bentuk burung dari tanah liat lalu meniupnya, sehingga ia menjadi burung yang sebenarnya dengan izin Allah. Di antara nikmat Allah kepadanya adalah bahwa Dia bisa menyembuhkan orang buta bawaan lahir sehingga dia bisa melihat, menyembuhkan penyakit sopak sehingga kulitnya kembali bersih dan mulus dengan izin Allah. Diantaranya lagi dia memanggil orang-orang mati lalu mereka bangkit hidup dari alam kubur mereka. Semua itu dengan kehendak dan izin dari Allah, dan semua itu merupakan mukjizat yang mengagumkan yang membuktikan kebenaran Isa. Kemudian Allah mengingatkan nikmat-Nya kepadanya saat Dia melindunginya dari Bani Israil yang hendak membunuhnya, padahal Isa datang kepada mereka dengan mukjizat yang nyata yang membuktikan kenabiannya. Orang-orang kafir dari mereka berkata : Mukjizat yang dibawa oleh Isa hanyalah sihir yang nyata.
Back

