× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قۤۗ وَالْقُرْاٰنِ الْمَجِيْدِۙ
Qaaf Demi al-Quran yang sangat mulia.

Tafsir Al-Muyassar

Qaaf. Pembicaraan tentang potongan huruf ini telah dikemukakan di awal surat al-Baqarah. Allah bersumpah dengan al-Qur`an yang mulia, yang memiliki pujian dan kemuliaan.

بَلْ عَجِبُوْٓا اَنْ جَاۤءَهُمْ مُّنْذِرٌ مِّنْهُمْ فَقَالَ الْكٰفِرُوْنَ هٰذَا شَيْءٌ عَجِيْبٌۚ
(Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir: "Ini adalah suatu yang amat ajaib."

Tafsir Al-Muyassar

Bahkan orang-orang yang mendustakan Rasul Saw itu tercengang, ketika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari kalangan mereka sendiri yang memperingatkan mereka akan adzab Allah. Orang-orang yang kafir kepada Allah dan Rasul-Nya itu berkata, "lni adalah suatu keanehan yang mengherankan."

ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا ۚ ذٰلِكَ رَجْعٌۢ بَعِيْدٌ
Apakah kami setelah mati dan setelah menjadi tanah (kami akan kembali lagi), itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin.

Tafsir Al-Muyassar

"Apakah jika kami telah mati dan telah menjadi tanah, bagaimana mungkin akan dikembalikan lagi seperti sediakala? Itu adalah pengembalian yang tidak mungkin terjadi."

قَدْ عَلِمْنَا مَا تَنْقُصُ الْاَرْضُ مِنْهُمْ ۚوَعِنْدَنَا كِتٰبٌ حَفِيْظٌ
Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh bumi dari (tubuh-tubuh mereka), dan pada sisi Kamipun ada kitab yang memelihara (mencatat).

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dikurangi dan dihancurkan oleh bumi dari jasad mereka, dan pada sisi Kami terdapat kitab yang terpelihara dari perubahan yang mencatat semua yang terjadi pada mereka dalam kehidupan mereka dan sesudah kematian mereka.

بَلْ كَذَّبُوْا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاۤءَهُمْ فَهُمْ فِيْٓ اَمْرٍ مَّرِيْجٍ
Sebenarnya, mereka telah mendustakan kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau.

Tafsir Al-Muyassar

Bahkan orang-orang musyrik itu telah mendustakan al-Quran ketika al-Quran itu datang kepada mereka, lalu maka mereka berada dalam kadaan kacau balau, tidak kukuh pada suatu pun, dan tidak ada satu pun yang mantap bagi mereka.

اَفَلَمْ يَنْظُرُوْٓا اِلَى السَّمَاۤءِ فَوْقَهُمْ كَيْفَ بَنَيْنٰهَا وَزَيَّنّٰهَا وَمَا لَهَا مِنْ فُرُوْجٍ
Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun

Tafsir Al-Muyassar

Mereka lalai saat mengingkari Hari Kebangkitan itu sehingga mereka tidak memperhatikan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami membangunnya dalam keadaan sama berbagai penjurunya, kokoh bangunannya, Kami menghiasinya dengan bintang-bintang, dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikit pun, sehingga ia terbebas dari segala kekurangan?

وَالْاَرْضَ مَدَدْنٰهَا وَاَلْقَيْنَا فِيْهَا رَوَاسِيَ وَاَنْۢبَتْنَا فِيْهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍۢ بَهِيْجٍۙ
Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata.

Tafsir Al-Muyassar

Bumi Kami luaskan dan Kami hamparkan, lalu Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh; agar bumi tidak goncang dengan penghuninya. Dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang lagi bermanfaat, yang menyenangkan orang yang memandangnya.
تَبْصِرَةً وَّذِكْرٰى لِكُلِّ عَبْدٍ مُّنِيْبٍ
untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Alloh).

Tafsir Al-Muyassar

Allah menciptakan langit dan bumi berikut segala isinya berupa tanda-tanda kekuasaan yang sangat besar, sebagai pelajaran yang dengannya bisa membelalakkan (hati) dari kebutaan, kejahilan, dan sebagai peringatan bagi setiap hamba yang tunduk, takut, lagi kembali kepada Allah SWT.

وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً مُّبٰرَكًا فَاَنْۢبَتْنَا بِهٖ جَنّٰتٍ وَّحَبَّ الْحَصِيْدِۙ
Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam,

Tafsir Al-Muyassar

Kami turunkan dari langit hujan yang banyak manfaatnya, lalu Kami tumbuhkan dengannya kebun-kebun yang banyak pohonnya dan biji-biji tanaman yang dipanen.

وَالنَّخْلَ بٰسِقٰتٍ لَّهَا طَلْعٌ نَّضِيْدٌۙ
dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun,

Tafsir Al-Muyassar

Dan Kami tumbuhkan pohon Kurma yang tinggi-tinggi, yang mempunyai mayang bersusun satu sama lain.
رِّزْقًا لِّلْعِبَادِۙ وَاَحْيَيْنَا بِهٖ بَلْدَةً مَّيْتًاۗ كَذٰلِكَ الْخُرُوْجُ
untuk menjadi rezki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan.

Tafsir Al-Muyassar

Kami menumbuhkannya sebagai rizki bagi para hamba yang mereka gunakan untuk bahan makanan sesuai kebutuhan mereka. Dan Kami hidupkan dengan air yang Kami turunkan dari langit negeri yang kekeringan sehingga tidak ada tumbuhan di dalamnya. Sebagaimana halnya Kami menghidupkan dengan air itu, tanah yang mati, untuk mengeluarkan kalian pada Hari Kiamat dalam keadaan hidup setelah mati.

كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوْحٍ وَّاَصْحٰبُ الرَّسِّ وَثَمُوْدُ
Sebelum mereka telah mendustakan (pula) kaum Nuh dan penduduk Rass dan Tsamud,

Tafsir Al-Muyassar

Sebelum kaum musyrik Quraisy mendustakan, telah mendustakan pula kaum Nuh, penduduk sumur (Rass), Tsamud, kaum `Ad, Fir`aun, kaum Luth, penduduk Aikah yaitu kaum Syu`aib, dan kaum Tubba` al-Himyari. Seluruh kaum-kaum itu telah mendustakan Rasul-rasul mereka, maka sudah semestinya mereka mendapatkan hukuman yang Allah telah ancamkan kepada mereka atas kekafiran mereka.

وَعَادٌ وَّفِرْعَوْنُ وَاِخْوَانُ لُوْطٍۙ
dan kaum Aad, kaum Firaun dan kaum Luth,

Tafsir Al-Muyassar

Sebelum kaum musyrik Quraisy mendustakan, telah mendustakan pula kaum Nuh, penduduk sumur (Rass), Tsamud, kaum `Ad, Fir`aun, kaum Luth, penduduk Aikah yaitu kaum Syu`aib, dan kaum Tubba` al-Himyari. Seluruh kaum-kaum itu telah mendustakan Rasul-rasul mereka, maka sudah semestinya mereka mendapatkan hukuman yang Allah telah ancamkan kepada mereka atas kekafiran mereka.

وَّاَصْحٰبُ الْاَيْكَةِ وَقَوْمُ تُبَّعٍۗ كُلٌّ كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ وَعِيْدِ
dan penduduk Aikah serta kaum Tubba, semuanya telah mendustakan rasul-rasul maka sudah semestinyalah mereka mendapat hukuman yang sudah diancamkan.

Tafsir Al-Muyassar

Sebelum kaum musyrik Quraisy mendustakan, telah mendustakan pula kaum Nuh, penduduk sumur (Rass), Tsamud, kaum `Ad, Fir`aun, kaum Luth, penduduk Aikah yaitu kaum Syu`aib, dan kaum Tubba` al-Himyari. Seluruh kaum-kaum itu telah mendustakan Rasul-rasul mereka, maka sudah semestinya mereka mendapatkan hukuman yang Allah telah ancamkan kepada mereka atas kekafiran mereka.

اَفَعَيِيْنَا بِالْخَلْقِ الْاَوَّلِۗ بَلْ هُمْ فِيْ لَبْسٍ مِّنْ خَلْقٍ جَدِيْدٍ
Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? Sebenarnya mereka dalam keadan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru.

Tafsir Al-Muyassar

Apakah Kami lemah dari mengadakan penciptaan pertama yang telah Kami ciptakan sedangkan ia belum ada sedikit pun sebelumnya, lalu Kami tidak mampu mengembalikan mereka sebagai cipataan baru setelah kebinasaan mereka? Sebenarnya hal itu tidak membuat Kami lemah, bahkan Kami Mahakuasa atas hal itu, tetapi mereka dalam kebimbangan dan keraguan terhadap perkara kebangkitan.

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهٖ نَفْسُهٗ ۖوَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيْدِ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia, dan Kami mengetahui apa yang dibisikkan oleh jiwanya, serta Kami lebih dekat kepadanya daripada urat leher, yaitu urat leher yang bersambung dengan jantung.

اِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيْدٌ
(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.

Tafsir Al-Muyassar

Yaitu ketika dua malaikat yang mengawasi sebelah kanan dan sebelah kirinya mencatat amal perbuatannya. Malaikat yang di sebelah kanan mencatat amal-amal kebajikan, dan malaikat yang di sebelah kiri mencatat amal-amal keburukan.

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ
Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.

Tafsir Al-Muyassar

Tiada satu kata pun yang diucapkannya melainkan di dekatnya ada malaikat yang mengawasi ucapannya dan mencatatnya, yaitu malaikat yang selalu hadir lagi disiapkan untuk tugas itu.

وَجَاۤءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ۗذٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيْدُ
Dan datanglah sakaratul maut yang sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari dari padanya.

Tafsir Al-Muyassar

Datanglah kesusahan dan kepedihan menjelang kematian (sakaratul maut) dengan sebenar-benamya yang tidak bisa ditolak. Itulah yang kamu, wahai manusia, selalu lari darinya.

وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِۗ ذٰلِكَ يَوْمُ الْوَعِيْدِ
Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman.

Tafsir Al-Muyassar

Ditiuplah pada sangkakala, tiupan kebangkitan yang kedua. Tiupan itu pada hari terlaksananya ancaman yang diancamkan Allah terhadap kaum kafir.

وَجَاۤءَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَّعَهَا سَاۤىِٕقٌ وَّشَهِيْدٌ
Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat, penggiring dan seorang malaikat penyaksi.

Tafsir Al-Muyassar

Tiap-tiap diri datang disertai dua malaikat, salah satunya menggiringnya ke Mahsyar, dan yang lainnya bersaksi atasnya tentang apa yang dilakukannya sewaktu di dunia berupa kebaikan dan keburukan.

لَقَدْ كُنْتَ فِيْ غَفْلَةٍ مِّنْ هٰذَا فَكَشَفْنَا عَنْكَ غِطَاۤءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيْدٌ
Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu sangat tajam.

Tafsir Al-Muyassar

Sungguh kamu berada dalam kelalaian dari hal ini, yang kamu lihat secara langsung pada hari ini, wahai manusia. Maka Kami singkapkan darimu tutup yang menutupi hatimu, sehingga hilang kelalaian darimu, lalu penglihatanmu pada hari itu terhadap apa yang kamu saksikan sangat tajam.

وَقَالَ قَرِيْنُهٗ هٰذَا مَا لَدَيَّ عَتِيْدٌۗ
Dan yang menyertai dia berkata: "Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku."

Tafsir Al-Muyassar

Malaikat yang mencatat dan menjadi saksi atasnya mengatakan, "Inilah catatan amalnya yang ada padaku. Yaitu catatan yang tersedia, terpelihara dan ada padaku.”

اَلْقِيَا فِيْ جَهَنَّمَ كُلَّ كَفَّارٍ عَنِيْدٍ
Allah berfirman: "Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala,

Tafsir Al-Muyassar

Allah berkata kepada dua malaikat, yaitu malaikat penggiring dan malaikat yang menjadi saksi, setelah memutuskan perkara di antara makhluk-Nya, "Lemparkanlah ke dalam neraka semua orang yang mengingkari bahwa Allah Dialah ilah yang haq, banyak ingkar dan mendustakan, menentang kebenaran, menolak menunaikan hak-hak yang menjadi kewajibannya berkenaan dengan hartanya, melampaui batas terhadap para hamba Allah dan melampui batas terhadap ketentuan-ketentuan-Nya, ragu-ragu terhadap janji dan ancaman-Nya, yang mempersekutukan Allah lalu menyembah sembahan yang lain dari makhlukNya beserta Allah. Maka lemparkanlah ia ke dalam adzab Jahanam yang sangat keras.

مَنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ مُّرِيْبٍۙ
yang sangat enggan melakukan kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu,

Tafsir Al-Muyassar

Allah berkata kepada dua malaikat, yaitu malaikat penggiring dan malaikat yang menjadi saksi, setelah memutuskan perkara di antara makhluk-Nya, "Lemparkanlah ke dalam neraka semua orang yang mengingkari bahwa Allah Dialah ilah yang haq, banyak ingkar dan mendustakan, menentang kebenaran, menolak menunaikan hak-hak yang menjadi kewajibannya berkenaan dengan hartanya, melampaui batas terhadap para hamba Allah dan melampui batas terhadap ketentuan-ketentuan-Nya, ragu-ragu terhadap janji dan ancaman-Nya, yang mempersekutukan Allah lalu menyembah sembahan yang lain dari makhlukNya beserta Allah. Maka lemparkanlah ia ke dalam adzab Jahanam yang sangat keras.

الَّذِيْ جَعَلَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ فَاَلْقِيٰهُ فِى الْعَذَابِ الشَّدِيْدِ
yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat."

Tafsir Al-Muyassar

Allah berkata kepada dua malaikat, yaitu malaikat penggiring dan malaikat yang menjadi saksi, setelah memutuskan perkara di antara makhluk-Nya, "Lemparkanlah ke dalam neraka semua orang yang mengingkari bahwa Allah Dialah ilah yang haq, banyak ingkar dan mendustakan, menentang kebenaran, menolak menunaikan hak-hak yang menjadi kewajibannya berkenaan dengan hartanya, melampaui batas terhadap para hamba Allah dan melampui batas terhadap ketentuan-ketentuan-Nya, ragu-ragu terhadap janji dan ancaman-Nya, yang mempersekutukan Allah lalu menyembah sembahan yang lain dari makhlukNya beserta Allah. Maka lemparkanlah ia ke dalam adzab Jahanam yang sangat keras.

قَالَ قَرِيْنُهٗ رَبَّنَا مَآ اَطْغَيْتُهٗ وَلٰكِنْ كَانَ فِيْ ضَلٰلٍۢ بَعِيْدٍ
Yang menyertai dia berkata (pula): "Ya Rabb kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh."

Tafsir Al-Muyassar

Setannya yang menyertainya di dunia berkata, "Wahai Rabb kami, aku tidak menyesatkannya, tetapi dialah yang berada di jalan yang jauh dari jalan kebenaran.”

قَالَ لَا تَخْتَصِمُوْا لَدَيَّ وَقَدْ قَدَّمْتُ اِلَيْكُمْ بِالْوَعِيْدِ
Allah berfirman: "Janganlah Kamu bertengkar di hadapan-Ku, padahal sesungguhnya Aku dahulu telah memberikan ancaman kepadamu."

Tafsir Al-Muyassar

Allah berfirman, "Janganlah kalian bertengkar di hadapanKu pada hari ini di tempat pembalasan dan hisab, karena tidak ada gunanya. Padahal sesungguhnya Aku dahulu telah memberikan ancaman kepada kalian sewaktu di dunia, bagi siapa yang kafir dan durhaka kepada-Ku."

مَا يُبَدَّلُ الْقَوْلُ لَدَيَّ وَمَآ اَنَا۠ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيْدِ
Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku.

Tafsir Al-Muyassar

"Keputusan Ku tidak dapat diubah, dan Aku tidak akan mengazab seorang pun karena dosa orang lain, dan aku tidak akan mengazab seorang pun kecuali karena dosanya setelah ditegakkan hujjah atas nya."
يَوْمَ نَقُوْلُ لِجَهَنَّمَ هَلِ امْتَلَـْٔتِ وَتَقُوْلُ هَلْ مِنْ مَّزِيْدٍ
(Dan ingatlah akan) hari (yang pada hari itu) Kami bertanya kepada jahannam: "Apakah kamu sudah penuh?" Dia menjawab:"Masih adakah tambahan?"

Tafsir Al-Muyassar

Sebutkanlah, wahai Rasul, kepada kaummu akan hari ketika Kami bertanya kepada Jahannam, yaitu Hari Kiamat, "Apakah kamu sudah penuh?" Jahanam menjawab, "Masih adakah tambahan dari golongan jin dan manusia?" Lalu Rabb meletakkan telapak kaki-Nya di dalamnya, lalu satu sama lain mengisut, dan Jahanam berkata, "Cukup, cukup," yakni sudah cukup bagiku, "Aku sudah penuh, aku tidak bisa menambah lagi."

وَاُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِيْنَ غَيْرَ بَعِيْدٍ
Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertaqwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka).

Tafsir Al-Muyassar

Surga didekatkan tempatnya Kepada orang-orang yang bertakwa, tidak jauh dari mereka, lalu mereka bisa menyaksikannya sebagai tambahan kegembiraan untuk mereka.

هٰذَا مَا تُوْعَدُوْنَ لِكُلِّ اَوَّابٍ حَفِيْظٍۚ
Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) pada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya).

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada mereka, "Inilah yang dijanjikan kepada kalian, wahai orang-orang yang bertakwa, yaitu setiap orang yang bertaubat dari dosa-dosanya, lagi memelihara semua perkara yang mendekatkannya kepada Rabbnya berupa kewajiban dan ketaatan. Yaitu orang yang takut kepada Allah di dunia dan menemui-Nya pada Hari Kiamat dengan hati yang bertaubat dari dosa-dosanya."

مَنْ خَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِالْغَيْبِ وَجَاۤءَ بِقَلْبٍ مُّنِيْبٍۙ
(Yaitu) orang yang takut kepada Rabb Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat,"

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada mereka, "Inilah yang dijanjikan kepada kalian, wahai orang-orang yang bertakwa, yaitu setiap orang yang bertaubat dari dosa-dosanya, lagi memelihara semua perkara yang mendekatkannya kepada Rabbnya berupa kewajiban dan ketaatan. Yaitu orang yang takut kepada Allah di dunia dan menemui-Nya pada Hari Kiamat dengan hati yang bertaubat dari dosa-dosanya."

ادْخُلُوْهَا بِسَلٰمٍ ۗذٰلِكَ يَوْمُ الْخُلُوْدِ
masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan.

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada orang-orang Mukmin, "Masukilah Surga dengan selamat dari segala keburukan, aman dari semua perkara yang tidak disenangi. ltulah hari kekekalan tanpa ada putus-putusnya."

لَهُمْ مَّا يَشَاۤءُوْنَ فِيْهَا وَلَدَيْنَا مَزِيْدٌ
Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami adalah tambahannya.

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang Mukmin di surga memperoleh segala yang mereka inginkan; dan pada sisi Kami terdapat tambahan kenikmatan di samping kenikmatan yang telah Kami berikan kepada mereka yang terbesar adalah melihat Wajah Allah Yang Mulia.

وَكَمْ اَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِّنْ قَرْنٍ هُمْ اَشَدُّ مِنْهُمْ بَطْشًا فَنَقَّبُوْا فِى الْبِلَادِۗ هَلْ مِنْ مَّحِيْصٍ
Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah dibinasakan itu) telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)?

Tafsir Al-Muyassar

Sebelum kaum musyrik Quraisy, Kami telah membinasakan banyak umat, yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini. Umat-umat yang telah dibinasakan itu telah menjelajah di berbagai negeri dan menempuh semua jalan; untuk melarikan diri dari kebinasaan. Adakah orang yang bisa melarikan diri dari adzab Allah, ketika adzab itu datang kepada mereka?

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَذِكْرٰى لِمَنْ كَانَ لَهٗ قَلْبٌ اَوْ اَلْقَى السَّمْعَ وَهُوَ شَهِيْدٌ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya pada dibinasakannya umat-umat yang telah lalu itu benar-benar terdapat pelajaran bagi siapa yang mempunyai hati yang berpikir dengannya, atau menggunakan pendengarannya, sedang ia hadir dengan hatinya, tidak lalai dan lengah.

وَلَقَدْ خَلَقْنَا السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍۖ وَّمَا مَسَّنَا مِنْ لُّغُوْبٍ
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami telah menciptakan tujuh langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya berupa bermacam-macam makhluk dalam enam masa, dan Kami sedikit pun tidak mengalami kecapekan dan keletihan karenanya. Dalam kekuasaan yang besar ini, tentu saja terdapat bukti atas kekuasaanNya menghidupkan orang yang sudah mati.

فَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوْبِ
Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Rabbmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).

Tafsir Al-Muyassar

Maka bersabarlah -wahai Rasul- terhadap apa yang dikatakan oleh orang-orang yang mendustakan, karena Allah mengawasi mereka, dan shalatlah sebagai bentuk pujian kepada Rabbmu, yaitu shalat Shubuh sebelum terbit matahari dan shalat Ashar sebelum terbenam. Shalatlah pula pada malam hari, dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu seusai tiap-tiap shalat.

وَمِنَ الَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَاَدْبَارَ السُّجُوْدِ
Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai shalat.

Tafsir Al-Muyassar

Maka bersabarlah -wahai Rasul- terhadap apa yang dikatakan oleh orang-orang yang mendustakan, karena Allah mengawasi mereka, dan shalatlah sebagai bentuk pujian kepada Rabbmu, yaitu shalat Shubuh sebelum terbit matahari dan shalat Ashar sebelum terbenam. Shalatlah pula pada malam hari, dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu seusai tiap-tiap shalat.

وَاسْتَمِعْ يَوْمَ يُنَادِ الْمُنَادِ مِنْ مَّكَانٍ قَرِيْبٍ
Dan dengarkanlah (seruan) pada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat.

Tafsir Al-Muyassar

Dengarkanlah, wahai Rasul, pada hari ketika malaikat berseru dengan meniup sangkakala dari tempat yang dekat, pada hari ketika mereka mendengar teriakan kebangkitan dengan sebenar-benarnya yang tiada keraguan dan kedustaan di dalamnya. ltulah hari keluarnya ahli kubur dari kuburan-kuburan mereka.

يَوْمَ يَسْمَعُوْنَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّ ۗذٰلِكَ يَوْمُ الْخُرُوْجِ
(Yaitu) pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya itulah hari keluar (dari kubur).

Tafsir Al-Muyassar

Dengarkanlah, wahai Rasul, pada hari ketika malaikat berseru dengan meniup sangkakala dari tempat yang dekat, pada hari ketika mereka mendengar teriakan kebangkitan dengan sebenar-benarnya yang tiada keraguan dan kedustaan di dalamnya. ltulah hari keluarnya ahli kubur dari kuburan-kuburan mereka.

اِنَّا نَحْنُ نُحْيٖ وَنُمِيْتُ وَاِلَيْنَا الْمَصِيْرُۙ
Sesungguhnya Kami menghidupkan dan mematikan dan hanya kepada Kami-lah tempat kembali (semua makhluk).

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami menghidupkan makhluk dan mematikan mereka di dunia, lalu kepada Kamilah tempat kembali mereka pada Hari Kiamat untuk dihisab dan diberi balasan. Yaitu hari di mana bumi terbelah-belah menampakkan orang-orang mati yang terkubur di sana, lalu mereka keluar dengan cepat memenuhi seruan malaikat penyeru, Mengumpulkan mereka di tempat penghisaban adalah suatu yang amat mudah bagi Kami.

يَوْمَ تَشَقَّقُ الْاَرْضُ عَنْهُمْ سِرَاعًا ۗذٰلِكَ حَشْرٌ عَلَيْنَا يَسِيْرٌ
(Yaitu) pada hari bumi terbelah-belah menampakkan mereka (lalu mereka keluar) dengan cepat. Yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Kami.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami menghidupkan makhluk dan mematikan mereka di dunia, lalu kepada Kamilah tempat kembali mereka pada Hari Kiamat untuk dihisab dan diberi balasan. Yaitu hari di mana bumi terbelah-belah menampakkan orang-orang mati yang terkubur di sana, lalu mereka keluar dengan cepat memenuhi seruan malaikat penyeru, Mengumpulkan mereka di tempat penghisaban adalah suatu yang amat mudah bagi Kami.

نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَا يَقُوْلُوْنَ وَمَآ اَنْتَ عَلَيْهِمْ بِجَبَّارٍۗ فَذَكِّرْ بِالْقُرْاٰنِ مَنْ يَّخَافُ وَعِيْدِ
Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan al-Quran orang yang takut kepada ancaman-Ku.

Tafsir Al-Muyassar

Kami lebih mengetahui tentang apa yang dikatakan orang-orang musyrik, yaitu mengadakan dusta atas nama Allah dan mendustakan ayat-ayat Nya. Dan kamu -wahai Rasul- bukanlah pemaksa terhadap mereka, untuk memaksa mereka masuk ke dalam Islam. Tetapi engkau diutus hanyalah sebagai penyampai. Maka berilah peringatan dengan al-Quran siapa saja yang takut terhadap ancamanKu, karena orang yang tidak takut pada ancaman tidak bisa diberi nasihat.