بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Tafsir Al-Muyassar
Semua yang ada di langit dan bumi dari makhluk Allah mensucikan-Nya dari keburukan, dan Dia Mahaperkasa atas makhluk-Nya lagi Maha Bijaksana dalam mengatur urusan-Nya.لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ يُحْيٖ وَيُمِيْتُۚ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Tafsir Al-Muyassar
Dia memiliki kerajaan langit dan bumi berikut segala isinya. Dia-lah Penguasa yang mengatur makhluk-Nya, yang menghidupkan dan mematikan, serta Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada suatu pun yang dikehendaki-Nya yang tidak bisa dilakukannya. Apa yang dikehendaki-Nya pasti terjadi, dan apa yang tidak dikehendakinya, tidak akan terjadi.هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Tafsir Al-Muyassar
Dia-lah Yang Awal yang tiada suatu pun sebelumNya, Yang Akhir yang tiada suatu pun setelah-Nya, Yang Zhahir yang tiada suatu pun di atas-Nya, dan Yang Batin yang tiada suatu pun di bawah-Nya. Tiada suatu pun, baik di langit maupun di bumi, yang luput dari pengetahuan-Nya, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Tafsir Al-Muyassar
Dia-lah Yang Awal yang tiada suatu pun sebelumNya, Yang Akhir yang tiada suatu pun setelah-Nya, Yang Zhahir yang tiada suatu pun di atas-Nya, dan Yang Batin yang tiada suatu pun di bawah-Nya. Tiada suatu pun, baik di langit maupun di bumi, yang luput dari pengetahuan-Nya, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى الْاَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاۤءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيْهَاۗ وَهُوَ مَعَكُمْ اَيْنَ مَا كُنْتُمْۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌۗ
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia bersemayam di atas arsy dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang ke luar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
Tafsir Al-Muyassar
Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi berikut segala isinya dalam enam hari, kemudian Dia ber-istiwa-yakni `ala wa irtafa`a (di atas dan meninggi)-di atas 'Arsy-Nya di atas semua makhluk-Nya, yaitu istiwa` yang sesuai dengan keagungan-Nya. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi berupa bijib-ijian, hujan dan selainnya, serta apa yang keluar darinya berupa tumbuh-tumbuhan, tanaman dan buah-buahan. Dia mengetahui apa yang turun dari langit berupa hujan dan selainnya, serta apa yang naik kepadanya berupa malaikat dan amal perbuatan. Dia bersama kalian dengan ilmu-Nya di mana saja kalian berada. Dan Allah Maha Melihat amal-amal yang kalian kerjakan, dan Dia membalas kalian atas perbuatan kalian.لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَاِلَى اللّٰهِ تُرْجَعُ الْاُمُوْرُ
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.
Tafsir Al-Muyassar
Dia mempunyai kerajaan langit dan bumi, serta kepada Allahlah tempat kembali urusan segala makhluk di akhirat, dan Dia membalas mereka atas amal perbuatan mereka.يُوْلِجُ الَّيْلَ فِى النَّهَارِ وَيُوْلِجُ النَّهَارَ فِى الَّيْلِۗ وَهُوَ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
Tafsir Al-Muyassar
Dia memasukkan apa yang kurang dari waktu-waktu malam ke dalam siang sehingga waktu siang bertambah, dan memasukkan apa yang kurang dari waktu-waktu siang ke dalam malam sehingga waktu malam bertambah. Dan Dia Maha Mengetahui segala rahasia dan apa yang tersimpan dalam dada, tidak ada suatu pun yang luput dari pengetahuan Nya.اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَاَنْفِقُوْا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُّسْتَخْلَفِيْنَ فِيْهِۗ فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَاَنْفَقُوْا لَهُمْ اَجْرٌ كَبِيْرٌ
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya, Muhammad saw dan nafkahkanlah sebagian harta yang Allah berikan kepada kalian dan menjadikan kalian menguasainya. Orang-orang yang beriman di antara kalian, wahai manusia, dan menafkahkan sebagian dari harta mereka, mereka mendapatkan pahala yang besar.وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ ۚوَالرَّسُوْلُ يَدْعُوْكُمْ لِتُؤْمِنُوْا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ اَخَذَ مِيْثَاقَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Rabbmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Apa alasan kalian untuk tidak mempercayai keesaan Allah dan mengamalkan syariat-Nya, padahal Rasul menyeru kalian kepadanya dan Allah telah mengambil perjanjian kalian atas Perkara itu, jika kalian beriman kepada Allah, Pencipta kalian?هُوَ الَّذِيْ يُنَزِّلُ عَلٰى عَبْدِهٖٓ اٰيٰتٍۢ بَيِّنٰتٍ لِّيُخْرِجَكُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِۗ وَاِنَّ اللّٰهَ بِكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ
Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (al-Quran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.
Tafsir Al-Muyassar
Dia-lah yang menurunkan kepada hambaNya, Muhammad Saw ayat-ayat yang yang menjelaskan lagi terang berupa al-Quran. Dengan itu Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan kekafiran kepada cahaya keimanan. Sesungguhnya Allah, dalam mengeluarkan kalian dari kegelapan menuju cahaya, benar-benar merahmati kalian dengan rahmat yang luas, baik di dunia maupun di akhirat, lalu Dia membalas kalian dengan sebaik-baik balasan.وَمَا لَكُمْ اَلَّا تُنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلِلّٰهِ مِيْرَاثُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ لَا يَسْتَوِيْ مِنْكُمْ مَّنْ اَنْفَقَ مِنْ قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَۗ اُولٰۤىِٕكَ اَعْظَمُ دَرَجَةً مِّنَ الَّذِيْنَ اَنْفَقُوْا مِنْۢ بَعْدُ وَقَاتَلُوْاۗ وَكُلًّا وَّعَدَ اللّٰهُ الْحُسْنٰىۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi. Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah yang menghalangi kalian dari berinfak di jalan Allah? Padahal kepunyaan Allah-lah pusaka langit dan bumi, Dia mempusakai segala isi keduanya. Tidak ada seorang pun yang selamanya menguasai sedikit pun yang terdapat di keduanya. Tidak sama pahalanya di antara kalian, orang yang menafkahkan hartanya dan memerangi kaum kafir sebelum penaklukan Makkah; mereka lebih tinggi derajatnya di sisi Allah daripada orang-orang yang menafkahkan harta mereka di jalan Allah dan memerangi kaum kaflr sesudah penaklukan Makkah. Masing-masing dari kedua golongan tersebut dijanjikan Allah dengan surga. Dan Allah mengetahui perbuatan kalian, tidak ada suatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya, dan Dia akan membalas kalian atas perbuatan itu.مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗ وَلَهٗٓ اَجْرٌ كَرِيْمٌ
Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.
Tafsir Al-Muyassar
Siapakah yang berinfak di jalan Allah dengan tulus dari hatinya tanpa mengungkit-ungkit dan menyakiti perasaan, lalu Rabb-nya akan melipat-gandakan pahala untuknya, dan dia akan memperoleh balasan yang mulia, yaitu surga.يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ يَسْعٰى نُوْرُهُمْ بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ بُشْرٰىكُمُ الْيَوْمَ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُۚ
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar."
Tafsir Al-Muyassar
Pada hari ketika kamu melihat orang-orang beriman, baik laki-laki maupun perempuan, cahaya mereka berjalan di atas Shirath di depan dan di sebelah kanan mereka, sesuai kadar amal mereka, seraya dikatakan kepada mereka, "Kabar gembira untuk kalian pada hari ini, yaitu masuk surga yang luas yang mengalir sungai-sungai di bawah istana-istana dan pepohonannya, tidak akan keluar darinya selamanya. Balasan itu adalah keberuntungan yang besar bagi kalian di akhirat.يَوْمَ يَقُوْلُ الْمُنٰفِقُوْنَ وَالْمُنٰفِقٰتُ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوا انْظُرُوْنَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُّوْرِكُمْۚ قِيْلَ ارْجِعُوْا وَرَاۤءَكُمْ فَالْتَمِسُوْا نُوْرًاۗ فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُوْرٍ لَّهٗ بَابٌۗ بَاطِنُهٗ فِيْهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهٗ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُۗ
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu." Dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)." Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.
Tafsir Al-Muyassar
Pada hari ketika orang-orang munafik, baik laki-laki maupun perempuan, mengatakan kepada orang-orang yang beriman, "Tunggulah kami, agar kami dapat mengambil sebagian dari cahaya kalian." Maka malaikat berkata kepada mereka, sebagai ejekan terhadap mereka, "Kembalilah ke belakang kalian, lalu carilah cahaya untuk diri kalian sendiri." Lalu mereka dipisahkan dengan dinding-dinding yang mempunyai pintu, di bagian dalamnya yang dekat dengan orang-orang Mukmin terdapat rahmat, sedangkan di sebelah luarnya yang dekat dengan orang-orang munafik terdapat siksa.يُنَادُوْنَهُمْ اَلَمْ نَكُنْ مَّعَكُمْۗ قَالُوْا بَلٰى وَلٰكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ اَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْاَمَانِيُّ حَتّٰى جَاۤءَ اَمْرُ اللّٰهِ وَغَرَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ
Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: "Bukankan kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang munafik memanggil orangorang Mukmin seraya berkata, "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kalian semasa di dunia; kami melaksanakan syiar-syiar agama seperti kalian?" Orang-orang Mukmin berkata kepada mereka, "Benar, kalian bersama kami secara zhahirnya, tetapi kalian membinasakan diri kalian sendiri dengan kemunafikan dan kemaksiatan. Kalian menunggu Nabi tertimpa kematian dan kaum Mukmin mengalami kehancuran, kalian ragu-ragu terhadap kebangkitan setelah kematian, dan kalian telah ditipu oleh angan-angan kalian yang sia-sia. Kalian tetap demikian hingga kematian datang kepada kalian, dan kalian telah ditipu oleh setan terhadap Allah."فَالْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ مِنْكُمْ فِدْيَةٌ وَّلَا مِنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْاۗ مَأْوٰىكُمُ النَّارُۗ هِيَ مَوْلٰىكُمْۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ
Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali."
Tafsir Al-Muyassar
Pada hari ini tidak diterima dari salah seorang dari kalian, wahai orang-orang munafik, ganti untuk menebus dari adzab Allah, dan tidak pula diterima dari orang-orang yang kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. Tempat kembali kalian semua adalah neraka. Itulah yang lebih patut bagi kalian daripada semua tempat, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.اَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْ تَخْشَعَ قُلُوْبُهُمْ لِذِكْرِ اللّٰهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّۙ وَلَا يَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْاَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوْبُهُمْۗ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ فٰسِقُوْنَ
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
Tafsir Al-Muyassar
Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya serta mengikuti petunjuk-Nya, untuk melunakkan hati mereka mengingat Allah dan mendengarkan al-Quran, serta mereka tidak seperti orang-orang yang diberi kitab sebelum mereka-yaitu Yahudi dan Nasrani-dalam hal kekerasan hati. Yaitu orang-orang yang setelah melewati masa yang panjang, mereka merubah kalam Allah, lalu hati mereka menjadi keras, dan banyak dari mereka yang keluar dari ketaatan pada Allah? Ayat ini berisikan anjuran untuk berlemah lembut dan khusyu' kepada Allah ketika mendengarkan Kitab dan hikmah yang diturunkan-Nya, serta berhati-hati dari menyerupai Yahudi dan Nasrani dalam hal kekerasan hati mereka dan keluar dari ketaatan kepada Allah.اِعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ يُحْيِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاۗ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ
Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya.
Tafsir Al-Muyassar
Ketahuilah bahwa Allah menghidupkan bumi sesudah matinya, lalu Dia mengeluarkan tumbuh-tumbuhan. Demikian pula Allah Mahakuasa menghidupkan orang yang sudah mati pada hari kiamat, dan Dia-lah Yang Mahakuasa melunakkan hati setelah kerasnya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepada kalian tanda-tanda kekuasaan Kami, agar kalian memikirkannya lalu mengambil pelajaran.اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah peinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang yang menyedekahkan harta mereka, baik laki-laki maupun perempuan, dan mengeluarkan nafkah di jalan Allah dengan kerelaan hati mereka, karena mengharap wajah Allah, niscaya pahalanya dilipatgandakan untuk mereka. Lebih daripada itu, mereka mendapatkan pahala yang banyak, yaitu surga.وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖٓ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصِّدِّيْقُوْنَ ۖوَالشُّهَدَاۤءُ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ لَهُمْ اَجْرُهُمْ وَنُوْرُهُمْۗ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ
Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang yang Shiddiqin dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Rabb mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya serta tidak membeda-bedakan seorang pun dari mereka, mereka itulah Shiddiqun yang sempurna keimanan mereka kepada ajaran yang dibawa para Rasul, baik keyakinan, ucapan maupun perbuatan. Dan syuhada di sisi Rabb mereka, mereka mendapatkan pahala yang banyak di sisi Allah dan cahaya yang besar pada Hari Kiamat. Sementara orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat dan bukti-bukti Kami, mereka itulah para penghuni neraka. Mereka tidak mendapatkan pahala dan tidak pula mendapatkan cahaya.اِعْلَمُوْٓا اَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ وَّزِيْنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْاَمْوَالِ وَالْاَوْلَادِۗ كَمَثَلِ غَيْثٍ اَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيْجُ فَتَرٰىهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُوْنُ حُطَامًاۗ وَفِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيْدٌۙ وَّمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانٌ ۗوَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
Tafsir Al-Muyassar
Ketahuilah, wahai manusia, bahwa kehidupan dunia itu permainan dan suatu yang melenakan, yang mempermainkan tubuh dan melalaikan hati, perhiasan yang kalian jadikan sebagai hiasan, bermegah-megah di antara kalian dengan perhiasannya, dan kalian berbangga-bangga dengan banyaknya harta dan anak. Perumpamaannya adalah seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering. Kamu lihat warnanya kuning setelah sebelumnya hijau, kemudian menjadi kering lagi hancur. Sedang di akhirat kelak terdapat adzab yang keras bagi orang-orang kafir, dan ampunan serta ridha dari Allah bagi orang-orang yang beriman. Kehidupan dunia ini, bagi orang yang bekerja karenanya dan melalaikan akhirat, tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya.سَابِقُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِۙ اُعِدَّتْ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖۗ ذٰلِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ
Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Berlomba-lombalah, wahai manusia, berusaha kepada sebab-sebab ampunan, yaitu taubat nasuha (tulus) dan menjauhi kemaksiatan, agar kalian diberi ampunan dari Rabb kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, dan ini disediakan bagi orang-orang yang mengesakan Allah dan mengikuti para Rasul-Nya. ltulah karunia Allah akan diberikanNya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari makhluk-Nya. Sebab, surga itu tidak diraih kecuali dengan rahmat Allah dan karuniaNya, serta amal shalih. Dan, Allah mempunyai anugerah dan pemberian yang banyak lagi luas atas para hamba-Nya yang beriman.مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مِّنْ قَبْلِ اَنْ نَّبْرَاَهَا ۗاِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌۖ
Tiada sesuatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Luhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
Tafsir Al-Muyassar
Tiada satu musibah pun yang menimpa kalian, wahai manusia, di bumi atau pada diri kalian berupa penyakit, kelaparan dan penderitaan, melainkan telah tertulis dalam alLauh al-Mahfuzh sebelum diciptakan makhluk. Sesungguhnya hal itu sangat mudah bagi Allah.لِّكَيْلَا تَأْسَوْا عَلٰى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوْا بِمَآ اٰتٰىكُمْ ۗوَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۙ
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Tafsir Al-Muyassar
Agar kalian tidak bersedih atas perkara dunia yang luput dari kalian, dan agar kalian tidak bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepada kalian dengan kegembiraan yang melampaui batas dan kegembiraan yang buruk. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dengan dunia yang diperolehnya lagi membangga-banggakannya pada orang lain. Orang-orang yang sombong itulah orang-orang yang kikir dengan harta mereka, tidak menginfakkannya di jalan Allah, dan menyuruh manusia berlaku kikir dengan menjadikan mereka memandang baik hal itu. Barangsiapa yang berpaling dari ketaatan pada Allah, maka ia tidak merugikan kecuali dirinya sendiri, dan tidak merugikan Allah sedikit pun. Sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Mahakaya yang tidak membutuhkan kepada makhluk-Nya, lagi Maha Terpuji yang memiliki segala sifat keindahan lagi kesempurnaan, dan perbuatan bagus yang pantas mendapatkan pujian.الَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ وَيَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ ۗوَمَنْ يَّتَوَلَّ فَاِنَّ اللّٰهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ
(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji
Tafsir Al-Muyassar
Agar kalian tidak bersedih atas perkara dunia yang luput dari kalian, dan agar kalian tidak bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepada kalian dengan kegembiraan yang melampaui batas dan kegembiraan yang buruk. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dengan dunia yang diperolehnya lagi membangga-banggakannya pada orang lain. Orang-orang yang sombong itulah orang-orang yang kikir dengan harta mereka, tidak menginfakkannya di jalan Allah, dan menyuruh manusia berlaku kikir dengan menjadikan mereka memandang baik hal itu. Barangsiapa yang berpaling dari ketaatan pada Allah, maka ia tidak merugikan kecuali dirinya sendiri, dan tidak merugikan Allah sedikit pun. Sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Mahakaya yang tidak membutuhkan kepada makhluk-Nya, lagi Maha Terpuji yang memiliki segala sifat keindahan lagi kesempurnaan, dan perbuatan bagus yang pantas mendapatkan pujian.لَقَدْ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنٰتِ وَاَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتٰبَ وَالْمِيْزَانَ لِيَقُوْمَ النَّاسُ بِالْقِسْطِۚ وَاَنْزَلْنَا الْحَدِيْدَ فِيْهِ بَأْسٌ شَدِيْدٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّٰهُ مَنْ يَّنْصُرُهٗ وَرُسُلَهٗ بِالْغَيْبِۗ اِنَّ اللّٰهَ قَوِيٌّ عَزِيْزٌ
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata, dan Kami telah menurunkan bersama mereka Kitab yang berisikan hukum-hukum dan syariat, serta Kami menurunkan timbangan; supaya manusia dapat memperlakukan sesama mereka dengan keadilan. Kami juga menurunkan kepada mereka besi yang mengandung kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, supaya Allah mengetahui dengan pengetahuan yang nyata, siapa yang menolong agama-Nya dan Rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat yang tidak bisa dikalahkan, lagi Mahaperkasa yang tidak bisa ditaklukkan.وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا وَّاِبْرٰهِيْمَ وَجَعَلْنَا فِيْ ذُرِّيَّتِهِمَا النُّبُوَّةَ وَالْكِتٰبَ فَمِنْهُمْ مُّهْتَدٍۚ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ فٰسِقُوْنَ
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan pada keturunan keduanya kenabian dan Al-Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka yang fasik.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim kepada kaum keduanya, dan Kami jadikan pada keturunan keduanya kenabian dan kitab-kitab yang diturunkan. Di antara keturunan keduanya ada yang mendapatkan petunjuk kepada kebenaran, dan banyak di antara mereka yang keluar dari ketaatan pada Allah.ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَاٰتَيْنٰهُ الْاِنْجِيْلَ ەۙ وَجَعَلْنَا فِيْ قُلُوْبِ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُ رَأْفَةً وَّرَحْمَةً ۗوَرَهْبَانِيَّةَ ِۨابْتَدَعُوْهَا مَا كَتَبْنٰهَا عَلَيْهِمْ اِلَّا ابْتِغَاۤءَ رِضْوَانِ اللّٰهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا ۚفَاٰتَيْنَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْهُمْ اَجْرَهُمْ ۚ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ فٰسِقُوْنَ
Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putera Maryam; dam Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang yang fasik.
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Kami iringi, di belakang Nuh dan Ibrahim, dengan Rasul-rasul Kami yang Kami utus dengan membawa keterangan. Kami iringi pula dengan Isa putera Maryam, dan Kami berikan Injil kepadanya, serta Kami masukkan ke dalam hati orang-orang yang mengikutinya kelemah lembutan dan belas kasih, sehingga mereka berkasih Sayang di antara mereka. Mereka mengada-adakan rahbaniyyah (kependetaan), dengan berlebih-lebihan dalam beribadah yang tidak Kami wajibkan atas mereka, tetapi mereka sendirilah yang mewajibkannya dari diri mereka sendiri. Tujuan mereka dengan hal itu, untuk mencari keridhaan Allah. Namun mereka tidak melakukannya sebagaimana mestinya. Maka Kami berikan pahala kepada orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya di antara mereka sesuai dengan keimanan mereka, dan banyak di antara mereka yang keluar dari ketaatan pada Allah, mendustakan Nabi Nya Muhammad Saw.يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَاٰمِنُوْا بِرَسُوْلِهٖ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَّحْمَتِهٖ وَيَجْعَلْ لَّكُمْ نُوْرًا تَمْشُوْنَ بِهٖ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌۙ
Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertaqwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kami. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Hai orang-orang yang beriman, laksanakan perintah-perintah Allah dan jauhilah larangan-larangan-Nya, serta berimanlah kepada Rasul-Nya. Niscaya Dia memberikan kepada kalian dua kali lipat dari rahmat-Nya, menjadikan untuk kalian cahaya yang menuntun kalian, dan mengampuni dosa-dosa kalian. Allah Maha Pengampun kepada para hamba Nya, lagi Maha Penyayang kepada mereka.لِّئَلَّا يَعْلَمَ اَهْلُ الْكِتٰبِ اَلَّا يَقْدِرُوْنَ عَلٰى شَيْءٍ مِّنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ
(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasannya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

