× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَاۤقَّةُۙ
Hari kiamat

Tafsir Al-Muyassar

Hari Kiamat akan benar-benar terjadi, ketika itu janji dan ancaman terealisir. Apakah hari kiamat yang akan benar-benar terjadi itu berkenaan dengan sifat dan keadaannya? Adakah yang memberitahumu, wahai Rasul, tentang hakikat Kiamat, dan memberikan gambaran kepadamu tentang ketakutan dan kedahsyatannya?
مَا الْحَاۤقَّةُۚ
apakah hari kiamat itu?

Tafsir Al-Muyassar

Hari Kiamat akan benar-benar terjadi, ketika itu janji dan ancaman terealisir. Apakah hari kiamat yang akan benar-benar terjadi itu berkenaan dengan sifat dan keadaannya? Adakah yang memberitahumu, wahai Rasul, tentang hakikat Kiamat, dan memberikan gambaran kepadamu tentang ketakutan dan kedahsyatannya?
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحَاۤقَّةُۗ
Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?

Tafsir Al-Muyassar

Hari Kiamat akan benar-benar terjadi, ketika itu janji dan ancaman terealisir. Apakah hari kiamat yang akan benar-benar terjadi itu berkenaan dengan sifat dan keadaannya? Adakah yang memberitahumu, wahai Rasul, tentang hakikat Kiamat, dan memberikan gambaran kepadamu tentang ketakutan dan kedahsyatannya?

كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ وَعَادٌ ۢبِالْقَارِعَةِ
Kaum Tsamud dan Aad telah mendustakan hari kiamat.

Tafsir Al-Muyassar

Kaum Tsamud, yaitu kaum Shalih dan kaum `Ad, yaitu kaum Hud telah mendustakan Hari Kiamat yang mengetuk hati dengan ketakutannya.

فَاَمَّا ثَمُوْدُ فَاُهْلِكُوْا بِالطَّاغِيَةِ
Maka adapun kaum Samud, mereka telah dibinasakan dengan suara yang sangat keras,

Tafsir Al-Muyassar

Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan teriakan keras yang luar biasa kerasnya. Adapun kaum `Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi sangat sangat kencang, yang Allah timpakan pada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus, tanpa putus dan tanpa henti, lalu kamu lihat kaum itu pada malam-malam dan hari-hari itu mati laiknya akar pohon-pohon kurma yang rusak lagi lapuk. Apakah kamu lihat seorang pun dari mereka yang masih hidup tidak binasa?

وَاَمَّا عَادٌ فَاُهْلِكُوْا بِرِيْحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍۙ
Adapun kaum Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang.

Tafsir Al-Muyassar

Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan teriakan keras yang luar biasa kerasnya. Adapun kaum `Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi sangat sangat kencang, yang Allah timpakan pada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus, tanpa putus dan tanpa henti, lalu kamu lihat kaum itu pada malam-malam dan hari-hari itu mati laiknya akar pohon-pohon kurma yang rusak lagi lapuk. Apakah kamu lihat seorang pun dari mereka yang masih hidup tidak binasa?

سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَّثَمٰنِيَةَ اَيَّامٍۙ حُسُوْمًا فَتَرَى الْقَوْمَ فِيْهَا صَرْعٰىۙ كَاَنَّهُمْ اَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍۚ
yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).

Tafsir Al-Muyassar

Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan teriakan keras yang luar biasa kerasnya. Adapun kaum `Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi sangat sangat kencang, yang Allah timpakan pada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus, tanpa putus dan tanpa henti, lalu kamu lihat kaum itu pada malam-malam dan hari-hari itu mati laiknya akar pohon-pohon kurma yang rusak lagi lapuk. Apakah kamu lihat seorang pun dari mereka yang masih hidup tidak binasa?

فَهَلْ تَرٰى لَهُمْ مِّنْۢ بَاقِيَةٍ
Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka.

Tafsir Al-Muyassar

Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan teriakan keras yang luar biasa kerasnya. Adapun kaum `Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi sangat sangat kencang, yang Allah timpakan pada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus, tanpa putus dan tanpa henti, lalu kamu lihat kaum itu pada malam-malam dan hari-hari itu mati laiknya akar pohon-pohon kurma yang rusak lagi lapuk. Apakah kamu lihat seorang pun dari mereka yang masih hidup tidak binasa?

وَجَاۤءَ فِرْعَوْنُ وَمَنْ قَبْلَهٗ وَالْمُؤْتَفِكٰتُ بِالْخَاطِئَةِۚ
Dan telah datang Firaun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar.

Tafsir Al-Muyassar

Telah datang diktator Firaun, dan umat-umat terdahulu yang mengingkari para Rasul-Nya, dan penduduk negeri kaum Luth yang dijungkirbalikkan negeri mereka bersama mereka disebabkan perbuatan mungkar berupa kekafiran, kemusyrikan, dan perbuatan nista. Masing-masing umat dari mereka mendurhakai Rasul Rabb mereka yang mengutusnya kepada mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.
فَعَصَوْا رَسُوْلَ رَبِّهِمْ فَاَخَذَهُمْ اَخْذَةً رَّابِيَةً
Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Rabb mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.

Tafsir Al-Muyassar

Telah datang diktator Firaun, dan umat-umat terdahulu yang mengingkari para Rasul-Nya, dan penduduk negeri kaum Luth yang dijungkirbalikkan negeri mereka bersama mereka disebabkan perbuatan mungkar berupa kekafiran, kemusyrikan, dan perbuatan nista. Masing-masing umat dari mereka mendurhakai Rasul Rabb mereka yang mengutusnya kepada mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.

اِنَّا لَمَّا طَغَا الْمَاۤءُ حَمَلْنٰكُمْ فِى الْجَارِيَةِۙ
Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera,

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami, tatkala air telah melampui batasnya, hingga naik dan melampui segala sesuatu, Kami bawa nenek moyang kalian bersama Nuh ke dalam bahtera yang berjalan di atas air, agar Kami jadikan peristiwa yang berisikan keselamatan orang-orang mukmin dan ditenggelamkannya orang-orang kafir itu sebagai pelajaran, dan agar diingat oleh setiap telinga yang mau mengingatnya dan memahami apa yang didengarnya dari Allah.

لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةً وَّتَعِيَهَآ اُذُنٌ وَّاعِيَةٌ
agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami, tatkala air telah melampui batasnya, hingga naik dan melampui segala sesuatu, Kami bawa nenek moyang kalian bersama Nuh ke dalam bahtera yang berjalan di atas air, agar Kami jadikan peristiwa yang berisikan keselamatan orang-orang mukmin dan ditenggelamkannya orang-orang kafir itu sebagai pelajaran, dan agar diingat oleh setiap telinga yang mau mengingatnya dan memahami apa yang didengarnya dari Allah.

فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ نَفْخَةٌ وَّاحِدَةٌۙ
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup,

Tafsir Al-Muyassar

Ketika malaikat meniup sangkakala sekali tiup, yaitu tiupan pertama yang ketika itulah alam binasa, diangkatlah bumi dan gunung-gunung diangkat dari tempatnva, lalu keduanya dihancurkan dan dibenturkan sekali bentur. Pada saat itulah terjadi Kiamat, dan langit terbelah. Karena pada hari itu langit menjadi lemah lagi lunak, tidak memiliki kekuatan, sedang malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Pada Hari Kiamat Arsy Rabbmu dipikul di atas mereka oleh delapan malaikat yang besar-besar. Pada hari itu kalian dihadapkan kepada Allah, wahai manusia, untuk dihisab dan diberi balasan. Tiada suatu pun dari rahasia kalian yang tersembunyi dari-Nya.

وَّحُمِلَتِ الْاَرْضُ وَالْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَّاحِدَةًۙ
dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.

Tafsir Al-Muyassar

Ketika malaikat meniup sangkakala sekali tiup, yaitu tiupan pertama yang ketika itulah alam binasa, diangkatlah bumi dan gunung-gunung diangkat dari tempatnva, lalu keduanya dihancurkan dan dibenturkan sekali bentur. Pada saat itulah terjadi Kiamat, dan langit terbelah. Karena pada hari itu langit menjadi lemah lagi lunak, tidak memiliki kekuatan, sedang malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Pada Hari Kiamat Arsy Rabbmu dipikul di atas mereka oleh delapan malaikat yang besar-besar. Pada hari itu kalian dihadapkan kepada Allah, wahai manusia, untuk dihisab dan diberi balasan. Tiada suatu pun dari rahasia kalian yang tersembunyi dari-Nya.

فَيَوْمَىِٕذٍ وَّقَعَتِ الْوَاقِعَةُۙ
Maka pada hari itu terjadilah kiamat,

Tafsir Al-Muyassar

Ketika malaikat meniup sangkakala sekali tiup, yaitu tiupan pertama yang ketika itulah alam binasa, diangkatlah bumi dan gunung-gunung diangkat dari tempatnva, lalu keduanya dihancurkan dan dibenturkan sekali bentur. Pada saat itulah terjadi Kiamat, dan langit terbelah. Karena pada hari itu langit menjadi lemah lagi lunak, tidak memiliki kekuatan, sedang malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Pada Hari Kiamat Arsy Rabbmu dipikul di atas mereka oleh delapan malaikat yang besar-besar. Pada hari itu kalian dihadapkan kepada Allah, wahai manusia, untuk dihisab dan diberi balasan. Tiada suatu pun dari rahasia kalian yang tersembunyi dari-Nya.

وَانْشَقَّتِ السَّمَاۤءُ فَهِيَ يَوْمَىِٕذٍ وَّاهِيَةٌۙ
dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.

Tafsir Al-Muyassar

Ketika malaikat meniup sangkakala sekali tiup, yaitu tiupan pertama yang ketika itulah alam binasa, diangkatlah bumi dan gunung-gunung diangkat dari tempatnva, lalu keduanya dihancurkan dan dibenturkan sekali bentur. Pada saat itulah terjadi Kiamat, dan langit terbelah. Karena pada hari itu langit menjadi lemah lagi lunak, tidak memiliki kekuatan, sedang malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Pada Hari Kiamat Arsy Rabbmu dipikul di atas mereka oleh delapan malaikat yang besar-besar. Pada hari itu kalian dihadapkan kepada Allah, wahai manusia, untuk dihisab dan diberi balasan. Tiada suatu pun dari rahasia kalian yang tersembunyi dari-Nya.

وَّالْمَلَكُ عَلٰٓى اَرْجَاۤىِٕهَاۗ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ ثَمٰنِيَةٌۗ
Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.

Tafsir Al-Muyassar

Ketika malaikat meniup sangkakala sekali tiup, yaitu tiupan pertama yang ketika itulah alam binasa, diangkatlah bumi dan gunung-gunung diangkat dari tempatnva, lalu keduanya dihancurkan dan dibenturkan sekali bentur. Pada saat itulah terjadi Kiamat, dan langit terbelah. Karena pada hari itu langit menjadi lemah lagi lunak, tidak memiliki kekuatan, sedang malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Pada Hari Kiamat Arsy Rabbmu dipikul di atas mereka oleh delapan malaikat yang besar-besar. Pada hari itu kalian dihadapkan kepada Allah, wahai manusia, untuk dihisab dan diberi balasan. Tiada suatu pun dari rahasia kalian yang tersembunyi dari-Nya.

يَوْمَىِٕذٍ تُعْرَضُوْنَ لَا تَخْفٰى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ
Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabbmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).

Tafsir Al-Muyassar

Ketika malaikat meniup sangkakala sekali tiup, yaitu tiupan pertama yang ketika itulah alam binasa, diangkatlah bumi dan gunung-gunung diangkat dari tempatnva, lalu keduanya dihancurkan dan dibenturkan sekali bentur. Pada saat itulah terjadi Kiamat, dan langit terbelah. Karena pada hari itu langit menjadi lemah lagi lunak, tidak memiliki kekuatan, sedang malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Pada Hari Kiamat Arsy Rabbmu dipikul di atas mereka oleh delapan malaikat yang besar-besar. Pada hari itu kalian dihadapkan kepada Allah, wahai manusia, untuk dihisab dan diberi balasan. Tiada suatu pun dari rahasia kalian yang tersembunyi dari-Nya.

فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖ فَيَقُوْلُ هَاۤؤُمُ اقْرَءُوْا كِتٰبِيَهْۚ
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)."

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang-orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kanannya, maka ia berkata dengan gembira, "Ambillah, bacalah catatanku. Sesungguhnya aku dahulu yakin bahwa aku akan menemui balasanku pada Hari Kiamat, lalu aku menyiapkan bekal untuknya berupa iman dan amal shalih." Maka ia berada dalam kehidupan yang enak lagi diridhai, dalam surga yang tinggi tempat dan derajatnya, buah-buahannya dekat yang bisa diambil oleh orang yang berdiri, duduk dan berbaring. Kepada mereka dikatakan, "Makan dan minumlah yang jauh dari segala gangguan, terbebas dari segala yang tidak disenangi, disebabkan amal-amal shalih yang telah kalian kerjakan pada hari hari dunia yang telah lalu."

اِنِّيْ ظَنَنْتُ اَنِّيْ مُلٰقٍ حِسَابِيَهْۚ
Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang-orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kanannya, maka ia berkata dengan gembira, "Ambillah, bacalah catatanku. Sesungguhnya aku dahulu yakin bahwa aku akan menemui balasanku pada Hari Kiamat, lalu aku menyiapkan bekal untuknya berupa iman dan amal shalih." Maka ia berada dalam kehidupan yang enak lagi diridhai, dalam surga yang tinggi tempat dan derajatnya, buah-buahannya dekat yang bisa diambil oleh orang yang berdiri, duduk dan berbaring. Kepada mereka dikatakan, "Makan dan minumlah yang jauh dari segala gangguan, terbebas dari segala yang tidak disenangi, disebabkan amal-amal shalih yang telah kalian kerjakan pada hari hari dunia yang telah lalu."

فَهُوَ فِيْ عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍۚ
Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai,

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang-orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kanannya, maka ia berkata dengan gembira, "Ambillah, bacalah catatanku. Sesungguhnya aku dahulu yakin bahwa aku akan menemui balasanku pada Hari Kiamat, lalu aku menyiapkan bekal untuknya berupa iman dan amal shalih." Maka ia berada dalam kehidupan yang enak lagi diridhai, dalam surga yang tinggi tempat dan derajatnya, buah-buahannya dekat yang bisa diambil oleh orang yang berdiri, duduk dan berbaring. Kepada mereka dikatakan, "Makan dan minumlah yang jauh dari segala gangguan, terbebas dari segala yang tidak disenangi, disebabkan amal-amal shalih yang telah kalian kerjakan pada hari hari dunia yang telah lalu."

فِيْ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ
dalam surga yang tinggi,

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang-orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kanannya, maka ia berkata dengan gembira, "Ambillah, bacalah catatanku. Sesungguhnya aku dahulu yakin bahwa aku akan menemui balasanku pada Hari Kiamat, lalu aku menyiapkan bekal untuknya berupa iman dan amal shalih." Maka ia berada dalam kehidupan yang enak lagi diridhai, dalam surga yang tinggi tempat dan derajatnya, buah-buahannya dekat yang bisa diambil oleh orang yang berdiri, duduk dan berbaring. Kepada mereka dikatakan, "Makan dan minumlah yang jauh dari segala gangguan, terbebas dari segala yang tidak disenangi, disebabkan amal-amal shalih yang telah kalian kerjakan pada hari hari dunia yang telah lalu."

قُطُوْفُهَا دَانِيَةٌ
Buah-buahannya dekat

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang-orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kanannya, maka ia berkata dengan gembira, "Ambillah, bacalah catatanku. Sesungguhnya aku dahulu yakin bahwa aku akan menemui balasanku pada Hari Kiamat, lalu aku menyiapkan bekal untuknya berupa iman dan amal shalih." Maka ia berada dalam kehidupan yang enak lagi diridhai, dalam surga yang tinggi tempat dan derajatnya, buah-buahannya dekat yang bisa diambil oleh orang yang berdiri, duduk dan berbaring. Kepada mereka dikatakan, "Makan dan minumlah yang jauh dari segala gangguan, terbebas dari segala yang tidak disenangi, disebabkan amal-amal shalih yang telah kalian kerjakan pada hari hari dunia yang telah lalu."
كُلُوْا وَاشْرَبُوْا هَنِيْۤـئًا ۢبِمَآ اَسْلَفْتُمْ فِى الْاَيَّامِ الْخَالِيَةِ
(kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal ang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu."

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang-orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kanannya, maka ia berkata dengan gembira, "Ambillah, bacalah catatanku. Sesungguhnya aku dahulu yakin bahwa aku akan menemui balasanku pada Hari Kiamat, lalu aku menyiapkan bekal untuknya berupa iman dan amal shalih." Maka ia berada dalam kehidupan yang enak lagi diridhai, dalam surga yang tinggi tempat dan derajatnya, buah-buahannya dekat yang bisa diambil oleh orang yang berdiri, duduk dan berbaring. Kepada mereka dikatakan, "Makan dan minumlah yang jauh dari segala gangguan, terbebas dari segala yang tidak disenangi, disebabkan amal-amal shalih yang telah kalian kerjakan pada hari hari dunia yang telah lalu."
وَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِشِمَالِهٖ ەۙ فَيَقُوْلُ يٰلَيْتَنِيْ لَمْ اُوْتَ كِتٰبِيَهْۚ
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini),

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kirinya, maka ia berkata dengan penyesalan, "Duhai sekiranya aku tidak diberi buku catatan amalku, dan aku tidak tahu apa balasanku? Duhai sekiranya kematian yang aku alami itulah penyelesai urusanku, dan aku tidak dibangkitkan setelah itu. Hartaku yang aku kumpulkan di dunia tidak bermanfaat bagiku. Telah hilang hujjah (argumen)ku dariku, dan aku tidak lagi memiliki hujjah untuk aku jadikan sebagai argumen."

وَلَمْ اَدْرِ مَا حِسَابِيَهْۚ
Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku,

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kirinya, maka ia berkata dengan penyesalan, "Duhai sekiranya aku tidak diberi buku catatan amalku, dan aku tidak tahu apa balasanku? Duhai sekiranya kematian yang aku alami itulah penyelesai urusanku, dan aku tidak dibangkitkan setelah itu. Hartaku yang aku kumpulkan di dunia tidak bermanfaat bagiku. Telah hilang hujjah (argumen)ku dariku, dan aku tidak lagi memiliki hujjah untuk aku jadikan sebagai argumen."

يٰلَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَۚ
Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu,

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kirinya, maka ia berkata dengan penyesalan, "Duhai sekiranya aku tidak diberi buku catatan amalku, dan aku tidak tahu apa balasanku? Duhai sekiranya kematian yang aku alami itulah penyelesai urusanku, dan aku tidak dibangkitkan setelah itu. Hartaku yang aku kumpulkan di dunia tidak bermanfaat bagiku. Telah hilang hujjah (argumen)ku dariku, dan aku tidak lagi memiliki hujjah untuk aku jadikan sebagai argumen."

مَآ اَغْنٰى عَنِّيْ مَالِيَهْۚ
Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kirinya, maka ia berkata dengan penyesalan, "Duhai sekiranya aku tidak diberi buku catatan amalku, dan aku tidak tahu apa balasanku? Duhai sekiranya kematian yang aku alami itulah penyelesai urusanku, dan aku tidak dibangkitkan setelah itu. Hartaku yang aku kumpulkan di dunia tidak bermanfaat bagiku. Telah hilang hujjah (argumen)ku dariku, dan aku tidak lagi memiliki hujjah untuk aku jadikan sebagai argumen."

هَلَكَ عَنِّيْ سُلْطٰنِيَهْۚ
Telah hilang kekuasaan dariku."

Tafsir Al-Muyassar

Adapun orang yang diberi catatan amalnya dengan tangan kirinya, maka ia berkata dengan penyesalan, "Duhai sekiranya aku tidak diberi buku catatan amalku, dan aku tidak tahu apa balasanku? Duhai sekiranya kematian yang aku alami itulah penyelesai urusanku, dan aku tidak dibangkitkan setelah itu. Hartaku yang aku kumpulkan di dunia tidak bermanfaat bagiku. Telah hilang hujjah (argumen)ku dariku, dan aku tidak lagi memiliki hujjah untuk aku jadikan sebagai argumen."

خُذُوْهُ فَغُلُّوْهُۙ
(Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya."

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada penjaga Jahanam, "Peganglah orang yang berdosa ini, lalu belenggulah tangannya ke lehernya dengan belenggu. Kemudian, masukkanlah ke dalam neraka jahim agar merasakan panasnya. Kemudian, belitlah dengan rantai besi yang panjangnya tujuh puluh hasta, lalu masukkanlah ke dalamnya. Sesungguhnya ia dahulu tidak percaya bahwa Allahlah sembahan yang hak satu-satunya tiada sekutu bagi-Nya, tidak mengamalkan petunjuk-Nya, dan tidak mendorong manusia untuk memberi makan orang-orang miskin dan selain mereka."

ثُمَّ الْجَحِيْمَ صَلُّوْهُۙ
Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada penjaga Jahanam, "Peganglah orang yang berdosa ini, lalu belenggulah tangannya ke lehernya dengan belenggu. Kemudian, masukkanlah ke dalam neraka jahim agar merasakan panasnya. Kemudian, belitlah dengan rantai besi yang panjangnya tujuh puluh hasta, lalu masukkanlah ke dalamnya. Sesungguhnya ia dahulu tidak percaya bahwa Allahlah sembahan yang hak satu-satunya tiada sekutu bagi-Nya, tidak mengamalkan petunjuk-Nya, dan tidak mendorong manusia untuk memberi makan orang-orang miskin dan selain mereka."

ثُمَّ فِيْ سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُوْنَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوْهُۗ
Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada penjaga Jahanam, "Peganglah orang yang berdosa ini, lalu belenggulah tangannya ke lehernya dengan belenggu. Kemudian, masukkanlah ke dalam neraka jahim agar merasakan panasnya. Kemudian, belitlah dengan rantai besi yang panjangnya tujuh puluh hasta, lalu masukkanlah ke dalamnya. Sesungguhnya ia dahulu tidak percaya bahwa Allahlah sembahan yang hak satu-satunya tiada sekutu bagi-Nya, tidak mengamalkan petunjuk-Nya, dan tidak mendorong manusia untuk memberi makan orang-orang miskin dan selain mereka."

اِنَّهٗ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ الْعَظِيْمِۙ
Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada penjaga Jahanam, "Peganglah orang yang berdosa ini, lalu belenggulah tangannya ke lehernya dengan belenggu. Kemudian, masukkanlah ke dalam neraka jahim agar merasakan panasnya. Kemudian, belitlah dengan rantai besi yang panjangnya tujuh puluh hasta, lalu masukkanlah ke dalamnya. Sesungguhnya ia dahulu tidak percaya bahwa Allahlah sembahan yang hak satu-satunya tiada sekutu bagi-Nya, tidak mengamalkan petunjuk-Nya, dan tidak mendorong manusia untuk memberi makan orang-orang miskin dan selain mereka."

وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ
Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada penjaga Jahanam, "Peganglah orang yang berdosa ini, lalu belenggulah tangannya ke lehernya dengan belenggu. Kemudian, masukkanlah ke dalam neraka jahim agar merasakan panasnya. Kemudian, belitlah dengan rantai besi yang panjangnya tujuh puluh hasta, lalu masukkanlah ke dalamnya. Sesungguhnya ia dahulu tidak percaya bahwa Allahlah sembahan yang hak satu-satunya tiada sekutu bagi-Nya, tidak mengamalkan petunjuk-Nya, dan tidak mendorong manusia untuk memberi makan orang-orang miskin dan selain mereka."

فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هٰهُنَا حَمِيْمٌۙ
Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.

Tafsir Al-Muyassar

Maka orang kafir ini pada hari kiamat, tidak memiliki seorang kerabat pun yang dapat menghalangi nya dari azab.
وَّلَا طَعَامٌ اِلَّا مِنْ غِسْلِيْنٍۙ
Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.

Tafsir Al-Muyassar

Ia tidak memiliki makanan sedikit pun kecuali dari nanah ahli neraka. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa lagi meneruskan kekafiran kepada Allah.

لَّا يَأْكُلُهٗٓ اِلَّا الْخَاطِئُوْنَ
Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.

Tafsir Al-Muyassar

Ia tidak memiliki makanan sedikit pun kecuali dari nanah ahli neraka. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa lagi meneruskan kekafiran kepada Allah.

فَلَآ اُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُوْنَۙ
Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat.

Tafsir Al-Muyassar

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat berupa hal-hal yang bisa dilihat, dan dengan apa yang tidak kalian lihat berupa apa-apa ghaib dari kalian. Sesungguhnya al-Quran itu benar-benar kalam Allah yang dibaca oleh Rasul yang besar kedudukan dan keutamaannya. Ia bukanlah perkataan penyair, sebagaimana yang kalian sangka. Sedikit sekali kalian beriman. Ia juga bukan sajak seperti sajak para dukun. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran dan merenungkan perbedaan di antara keduanya. Tetapi al-Quran ini adalah kalam Rabb semesta alam yang diturunkanNya kepada Rasul-Nya, Muhammad saw.

وَمَا لَا تُبْصِرُوْنَۙ
Dan dengan apa yang tidak kamu lihat.

Tafsir Al-Muyassar

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat berupa hal-hal yang bisa dilihat, dan dengan apa yang tidak kalian lihat berupa apa-apa ghaib dari kalian. Sesungguhnya al-Quran itu benar-benar kalam Allah yang dibaca oleh Rasul yang besar kedudukan dan keutamaannya. Ia bukanlah perkataan penyair, sebagaimana yang kalian sangka. Sedikit sekali kalian beriman. Ia juga bukan sajak seperti sajak para dukun. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran dan merenungkan perbedaan di antara keduanya. Tetapi al-Quran ini adalah kalam Rabb semesta alam yang diturunkanNya kepada Rasul-Nya, Muhammad saw.

اِنَّهٗ لَقَوْلُ رَسُوْلٍ كَرِيْمٍۙ
Sesungguhnya al-Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia.

Tafsir Al-Muyassar

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat berupa hal-hal yang bisa dilihat, dan dengan apa yang tidak kalian lihat berupa apa-apa ghaib dari kalian. Sesungguhnya al-Quran itu benar-benar kalam Allah yang dibaca oleh Rasul yang besar kedudukan dan keutamaannya. Ia bukanlah perkataan penyair, sebagaimana yang kalian sangka. Sedikit sekali kalian beriman. Ia juga bukan sajak seperti sajak para dukun. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran dan merenungkan perbedaan di antara keduanya. Tetapi al-Quran ini adalah kalam Rabb semesta alam yang diturunkanNya kepada Rasul-Nya, Muhammad saw.

وَّمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍۗ قَلِيْلًا مَّا تُؤْمِنُوْنَۙ
dan al-Quran itu bukanlah perkataan orang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.

Tafsir Al-Muyassar

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat berupa hal-hal yang bisa dilihat, dan dengan apa yang tidak kalian lihat berupa apa-apa ghaib dari kalian. Sesungguhnya al-Quran itu benar-benar kalam Allah yang dibaca oleh Rasul yang besar kedudukan dan keutamaannya. Ia bukanlah perkataan penyair, sebagaimana yang kalian sangka. Sedikit sekali kalian beriman. Ia juga bukan sajak seperti sajak para dukun. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran dan merenungkan perbedaan di antara keduanya. Tetapi al-Quran ini adalah kalam Rabb semesta alam yang diturunkanNya kepada Rasul-Nya, Muhammad saw.

وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَۗ
Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya.

Tafsir Al-Muyassar

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat berupa hal-hal yang bisa dilihat, dan dengan apa yang tidak kalian lihat berupa apa-apa ghaib dari kalian. Sesungguhnya al-Quran itu benar-benar kalam Allah yang dibaca oleh Rasul yang besar kedudukan dan keutamaannya. Ia bukanlah perkataan penyair, sebagaimana yang kalian sangka. Sedikit sekali kalian beriman. Ia juga bukan sajak seperti sajak para dukun. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran dan merenungkan perbedaan di antara keduanya. Tetapi al-Quran ini adalah kalam Rabb semesta alam yang diturunkanNya kepada Rasul-Nya, Muhammad saw.

تَنْزِيْلٌ مِّنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَ
Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Rabb semesta alam.

Tafsir Al-Muyassar

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat berupa hal-hal yang bisa dilihat, dan dengan apa yang tidak kalian lihat berupa apa-apa ghaib dari kalian. Sesungguhnya al-Quran itu benar-benar kalam Allah yang dibaca oleh Rasul yang besar kedudukan dan keutamaannya. Ia bukanlah perkataan penyair, sebagaimana yang kalian sangka. Sedikit sekali kalian beriman. Ia juga bukan sajak seperti sajak para dukun. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran dan merenungkan perbedaan di antara keduanya. Tetapi al-Quran ini adalah kalam Rabb semesta alam yang diturunkanNya kepada Rasul-Nya, Muhammad saw.

وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْاَقَاوِيْلِۙ
Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,

Tafsir Al-Muyassar

Seandainya Muhammad mengklaim atas Kami sesuatu yang tidak Kami katakan, niscaya Kami menghukumnya dengan kekuatan dan kekuasaan; karena kekuatan segala sesuatu terletak pada bagian kanannya, kemudian Kami potong urat jantungnya, sehingga tidak ada seorangpun dari kalian yang dapat menghalanginya dari adzab Kami. Sesungguhnya al-Quran ini benar-benar sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

لَاَخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِيْنِۙ
Niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya.

Tafsir Al-Muyassar

Seandainya Muhammad mengklaim atas Kami sesuatu yang tidak Kami katakan, niscaya Kami menghukumnya dengan kekuatan dan kekuasaan; karena kekuatan segala sesuatu terletak pada bagian kanannya, kemudian Kami potong urat jantungnya, sehingga tidak ada seorangpun dari kalian yang dapat menghalanginya dari adzab Kami. Sesungguhnya al-Quran ini benar-benar sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ الْوَتِيْنَۖ
Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.

Tafsir Al-Muyassar

Seandainya Muhammad mengklaim atas Kami sesuatu yang tidak Kami katakan, niscaya Kami menghukumnya dengan kekuatan dan kekuasaan; karena kekuatan segala sesuatu terletak pada bagian kanannya, kemudian Kami potong urat jantungnya, sehingga tidak ada seorangpun dari kalian yang dapat menghalanginya dari adzab Kami. Sesungguhnya al-Quran ini benar-benar sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

فَمَا مِنْكُمْ مِّنْ اَحَدٍ عَنْهُ حَاجِزِيْنَۙ
Maka sekali-kali tidak ada seorangpun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.

Tafsir Al-Muyassar

Seandainya Muhammad mengklaim atas Kami sesuatu yang tidak Kami katakan, niscaya Kami menghukumnya dengan kekuatan dan kekuasaan; karena kekuatan segala sesuatu terletak pada bagian kanannya, kemudian Kami potong urat jantungnya, sehingga tidak ada seorangpun dari kalian yang dapat menghalanginya dari adzab Kami. Sesungguhnya al-Quran ini benar-benar sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

وَاِنَّهٗ لَتَذْكِرَةٌ لِّلْمُتَّقِيْنَ
Dan sesungguhnya al-Quran itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.

Tafsir Al-Muyassar

Seandainya Muhammad mengklaim atas Kami sesuatu yang tidak Kami katakan, niscaya Kami menghukumnya dengan kekuatan dan kekuasaan; karena kekuatan segala sesuatu terletak pada bagian kanannya, kemudian Kami potong urat jantungnya, sehingga tidak ada seorangpun dari kalian yang dapat menghalanginya dari adzab Kami. Sesungguhnya al-Quran ini benar-benar sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

وَاِنَّا لَنَعْلَمُ اَنَّ مِنْكُمْ مُّكَذِّبِيْنَۗ
Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakannya.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kalian ada orang yang mendustakan al-Quran ini, padahal ayat-ayatnya sudah jelas, dan sesungguhnya pendustaan terhadapnya benar-benar menjadi penyesalan yang besar atas orang-orang kafir, ketika mereka melihat adzab mereka dan melihat kenikmatan yang didapat orang-orang Mukmin, serta bahwa ini adalah kebenaran nyata lagi meyakinkan yang tiada keraguan di dalamnya. Maka, sucikanlah Allah dari segala yang tidak patut bagi keagungan-Nya, dan sebutlah Dia dengan nama-Nya Yang Mahaagung.

وَاِنَّهٗ لَحَسْرَةٌ عَلَى الْكٰفِرِيْنَۚ
Dan sesungguhnya al-Quran itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kalian ada orang yang mendustakan al-Quran ini, padahal ayat-ayatnya sudah jelas, dan sesungguhnya pendustaan terhadapnya benar-benar menjadi penyesalan yang besar atas orang-orang kafir, ketika mereka melihat adzab mereka dan melihat kenikmatan yang didapat orang-orang Mukmin, serta bahwa ini adalah kebenaran nyata lagi meyakinkan yang tiada keraguan di dalamnya. Maka, sucikanlah Allah dari segala yang tidak patut bagi keagungan-Nya, dan sebutlah Dia dengan nama-Nya Yang Mahaagung.

وَاِنَّهٗ لَحَقُّ الْيَقِيْنِ
Dan sesungguhnya al-Quran itu benar-benar kebenaran yang diyakini.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kalian ada orang yang mendustakan al-Quran ini, padahal ayat-ayatnya sudah jelas, dan sesungguhnya pendustaan terhadapnya benar-benar menjadi penyesalan yang besar atas orang-orang kafir, ketika mereka melihat adzab mereka dan melihat kenikmatan yang didapat orang-orang Mukmin, serta bahwa ini adalah kebenaran nyata lagi meyakinkan yang tiada keraguan di dalamnya. Maka, sucikanlah Allah dari segala yang tidak patut bagi keagungan-Nya, dan sebutlah Dia dengan nama-Nya Yang Mahaagung.

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabb-mu Yang Maha Besar.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kalian ada orang yang mendustakan al-Quran ini, padahal ayat-ayatnya sudah jelas, dan sesungguhnya pendustaan terhadapnya benar-benar menjadi penyesalan yang besar atas orang-orang kafir, ketika mereka melihat adzab mereka dan melihat kenikmatan yang didapat orang-orang Mukmin, serta bahwa ini adalah kebenaran nyata lagi meyakinkan yang tiada keraguan di dalamnya. Maka, sucikanlah Allah dari segala yang tidak patut bagi keagungan-Nya, dan sebutlah Dia dengan nama-Nya Yang Mahaagung.