بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالسَّمَاۤءِ ذَاتِ الْبُرُوْجِۙ
Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.وَالْيَوْمِ الْمَوْعُوْدِۙ
dan hari yang dijanjikan,
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.وَشَاهِدٍ وَّمَشْهُوْدٍۗ
dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.قُتِلَ اَصْحٰبُ الْاُخْدُوْدِۙ
Telah dibinasakan orang-orang yang membuat parit,
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.النَّارِ ذَاتِ الْوَقُوْدِۙ
yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.اِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُوْدٌۙ
ketika mereka duduk disekitarnya,
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.وَّهُمْ عَلٰى مَا يَفْعَلُوْنَ بِالْمُؤْمِنِيْنَ شُهُوْدٌ
sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.وَمَا نَقَمُوْا مِنْهُمْ اِلَّآ اَنْ يُّؤْمِنُوْا بِاللّٰهِ الْعَزِيْزِ الْحَمِيْدِۙ
Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang yang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.الَّذِيْ لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدٌۗ
Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Alllah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah-manzilah yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar; untuk menyiksa orang-orang mukmin. Mereka menyalakan api besar yang menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang mukmin dengan siksa sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa yang tidak akan terkalahkan, lagi Mahaterpuji dalam kata-kata, perbuatan dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dan Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.اِنَّ الَّذِيْنَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوْبُوْا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيْقِۗ
Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertobat, maka bagi mereka azab jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang yang membakar orang-orang Mukmin laki-laki dan perempuan dengan api; untuk memalingkan mereka dari agama Allah, kemudian mereka tidak bertaubat, maka mereka mendapatkan adzab Jahanam di akhirat, dan mereka mendapatkan adzab yang keras lagi membakar.اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ەۗ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيْرُۗ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta mengerjakan amal-amal shalih, mereka mendapatkan surga-surga yang mengalir sungai-sungai dari bawah istana-istana dan pepohonannya. Itulah keberuntungan yang besar.اِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيْدٌۗ
Sesungguhnya azab Rabbmu benar-benar keras.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pembalasan Rabbmu terhadap musuh-Nya dan adzabNya terhadap mereka benar-benar sangat besar lagi sangat keras. Dia-lah Yang menciptakan makhluk dari permulaan, kemudian menghidupkannya kembali. Dia Maha Pengampun kepada siapa yang bertaubat, sangat mengasihi dan mencintai para kekasih-Nya, Pemilik Arsy, Mahamulia yang mecapai puncak keutamaan dan kemuliaan, lagi Mahakuasa melakukan apa yang dikehendaki-Nya, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi apa yang dikehendaki-Nya.اِنَّهٗ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيْدُۚ
Sesungguhnya Dia-lah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pembalasan Rabbmu terhadap musuh-Nya dan adzabNya terhadap mereka benar-benar sangat besar lagi sangat keras. Dia-lah Yang menciptakan makhluk dari permulaan, kemudian menghidupkannya kembali. Dia Maha Pengampun kepada siapa yang bertaubat, sangat mengasihi dan mencintai para kekasih-Nya, Pemilik Arsy, Mahamulia yang mecapai puncak keutamaan dan kemuliaan, lagi Mahakuasa melakukan apa yang dikehendaki-Nya, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi apa yang dikehendaki-Nya.وَهُوَ الْغَفُوْرُ الْوَدُوْدُۙ
Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pembalasan Rabbmu terhadap musuh-Nya dan adzabNya terhadap mereka benar-benar sangat besar lagi sangat keras. Dia-lah Yang menciptakan makhluk dari permulaan, kemudian menghidupkannya kembali. Dia Maha Pengampun kepada siapa yang bertaubat, sangat mengasihi dan mencintai para kekasih-Nya, Pemilik Arsy, Mahamulia yang mecapai puncak keutamaan dan kemuliaan, lagi Mahakuasa melakukan apa yang dikehendaki-Nya, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi apa yang dikehendaki-Nya.ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيْدُۙ
yang mempunyai singgasana, lagi Maha Mulia,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pembalasan Rabbmu terhadap musuh-Nya dan adzabNya terhadap mereka benar-benar sangat besar lagi sangat keras. Dia-lah Yang menciptakan makhluk dari permulaan, kemudian menghidupkannya kembali. Dia Maha Pengampun kepada siapa yang bertaubat, sangat mengasihi dan mencintai para kekasih-Nya, Pemilik Arsy, Mahamulia yang mecapai puncak keutamaan dan kemuliaan, lagi Mahakuasa melakukan apa yang dikehendaki-Nya, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi apa yang dikehendaki-Nya.فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيْدُۗ
Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pembalasan Rabbmu terhadap musuh-Nya dan adzabNya terhadap mereka benar-benar sangat besar lagi sangat keras. Dia-lah Yang menciptakan makhluk dari permulaan, kemudian menghidupkannya kembali. Dia Maha Pengampun kepada siapa yang bertaubat, sangat mengasihi dan mencintai para kekasih-Nya, Pemilik Arsy, Mahamulia yang mecapai puncak keutamaan dan kemuliaan, lagi Mahakuasa melakukan apa yang dikehendaki-Nya, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi apa yang dikehendaki-Nya.هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ الْجُنُوْدِۙ
Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang,
Tafsir Al-Muyassar
Apakah telah sampai kepadamu, wahai Rasul, berita kaum-kaum yang menentang, kafir lagi mendustakan para nabi mereka: Firaun dan Tsamud, serta adzab dan hukuman yang menimpa mereka? Kaum kafir tidak mengambil pelajaran dari hal itu. Bahkan, orang-orang kafir terus menerus melakukan pendustaan seperti kebiasaan umat-umat sebelum mereka. Padahal Allah meliputi mereka dengan ilmu dan kekuasaan-Nya, tidak ada sedikit pun dari perbuatan mereka yang tidak diketahui-Nya. Al-Quran ini tidak sebagaimana oleh orang-orang yang mendustakan lagi musyrik bahwa ia adalah syair dan sihir. Bahkan, ia adalah al-Quran yang mulia, yang tersimpan di Lauhul Mahfuzh, yang tidak akan mengalami perubahan atau penyimpangan.فِرْعَوْنَ وَثَمُوْدَۗ
(yaitu kaum) Firaun dan (kaum) Tsamut.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah telah sampai kepadamu, wahai Rasul, berita kaum-kaum yang menentang, kafir lagi mendustakan para nabi mereka: Firaun dan Tsamud, serta adzab dan hukuman yang menimpa mereka? Kaum kafir tidak mengambil pelajaran dari hal itu. Bahkan, orang-orang kafir terus menerus melakukan pendustaan seperti kebiasaan umat-umat sebelum mereka. Padahal Allah meliputi mereka dengan ilmu dan kekuasaan-Nya, tidak ada sedikit pun dari perbuatan mereka yang tidak diketahui-Nya. Al-Quran ini tidak sebagaimana oleh orang-orang yang mendustakan lagi musyrik bahwa ia adalah syair dan sihir. Bahkan, ia adalah al-Quran yang mulia, yang tersimpan di Lauhul Mahfuzh, yang tidak akan mengalami perubahan atau penyimpangan.بَلِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ تَكْذِيْبٍۙ
Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan,
Tafsir Al-Muyassar
Apakah telah sampai kepadamu, wahai Rasul, berita kaum-kaum yang menentang, kafir lagi mendustakan para nabi mereka: Firaun dan Tsamud, serta adzab dan hukuman yang menimpa mereka? Kaum kafir tidak mengambil pelajaran dari hal itu. Bahkan, orang-orang kafir terus menerus melakukan pendustaan seperti kebiasaan umat-umat sebelum mereka. Padahal Allah meliputi mereka dengan ilmu dan kekuasaan-Nya, tidak ada sedikit pun dari perbuatan mereka yang tidak diketahui-Nya. Al-Quran ini tidak sebagaimana oleh orang-orang yang mendustakan lagi musyrik bahwa ia adalah syair dan sihir. Bahkan, ia adalah al-Quran yang mulia, yang tersimpan di Lauhul Mahfuzh, yang tidak akan mengalami perubahan atau penyimpangan.وَّاللّٰهُ مِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ مُّحِيْطٌۚ
padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah telah sampai kepadamu, wahai Rasul, berita kaum-kaum yang menentang, kafir lagi mendustakan para nabi mereka: Firaun dan Tsamud, serta adzab dan hukuman yang menimpa mereka? Kaum kafir tidak mengambil pelajaran dari hal itu. Bahkan, orang-orang kafir terus menerus melakukan pendustaan seperti kebiasaan umat-umat sebelum mereka. Padahal Allah meliputi mereka dengan ilmu dan kekuasaan-Nya, tidak ada sedikit pun dari perbuatan mereka yang tidak diketahui-Nya. Al-Quran ini tidak sebagaimana oleh orang-orang yang mendustakan lagi musyrik bahwa ia adalah syair dan sihir. Bahkan, ia adalah al-Quran yang mulia, yang tersimpan di Lauhul Mahfuzh, yang tidak akan mengalami perubahan atau penyimpangan.بَلْ هُوَ قُرْاٰنٌ مَّجِيْدٌۙ
Bahkan yang didustakan mereka itu ialah al-Quran yang mulia,
Tafsir Al-Muyassar
Apakah telah sampai kepadamu, wahai Rasul, berita kaum-kaum yang menentang, kafir lagi mendustakan para nabi mereka: Firaun dan Tsamud, serta adzab dan hukuman yang menimpa mereka? Kaum kafir tidak mengambil pelajaran dari hal itu. Bahkan, orang-orang kafir terus menerus melakukan pendustaan seperti kebiasaan umat-umat sebelum mereka. Padahal Allah meliputi mereka dengan ilmu dan kekuasaan-Nya, tidak ada sedikit pun dari perbuatan mereka yang tidak diketahui-Nya. Al-Quran ini tidak sebagaimana oleh orang-orang yang mendustakan lagi musyrik bahwa ia adalah syair dan sihir. Bahkan, ia adalah al-Quran yang mulia, yang tersimpan di Lauhul Mahfuzh, yang tidak akan mengalami perubahan atau penyimpangan.فِيْ لَوْحٍ مَّحْفُوْظٍ
yang tersimpan dalam Lauhul Mahfuzh.

