× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالضُّحٰىۙ
Demi waktu matahari sepenggalahan naik,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan waktu Dhuha, dan yang dimaksud dengannya ialah seluruh waktu siang. Dia juga bersumpah dengan malam, ketika sunyi dari kebisingan makhluk dan sangat gelap. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya yang dikehendaki-Nya. Adapun makhluk maka tidak boleh bersumpah dengan selain Sang Penciptanya, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Rabbmu tidak meninggalkanmu, wahai Nabi, dan tidak pula benci kepadamu dengan melambatkan turunnya wahyu kepadamu.

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ
dan demi malam apabila telah sunyi,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan waktu Dhuha, dan yang dimaksud dengannya ialah seluruh waktu siang. Dia juga bersumpah dengan malam, ketika sunyi dari kebisingan makhluk dan sangat gelap. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya yang dikehendaki-Nya. Adapun makhluk maka tidak boleh bersumpah dengan selain Sang Penciptanya, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Rabbmu tidak meninggalkanmu, wahai Nabi, dan tidak pula benci kepadamu dengan melambatkan turunnya wahyu kepadamu.

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ
Rabbmu tiada meninggikan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan waktu Dhuha, dan yang dimaksud dengannya ialah seluruh waktu siang. Dia juga bersumpah dengan malam, ketika sunyi dari kebisingan makhluk dan sangat gelap. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya yang dikehendaki-Nya. Adapun makhluk maka tidak boleh bersumpah dengan selain Sang Penciptanya, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Rabbmu tidak meninggalkanmu, wahai Nabi, dan tidak pula benci kepadamu dengan melambatkan turunnya wahyu kepadamu.

وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ
dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan.

Tafsir Al-Muyassar

Sungguh negeri akhirat itu lebih baik bagimu daripada negeri dunia. Kelak pasti Rabbmu akan memberikan kepadamu, wahai Nabi, berbagai macam kenikmatan di akhirat, lalu kamu ridha dengannya.

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ
Dan kelak pasti Rabbmu memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.

Tafsir Al-Muyassar

Sungguh negeri akhirat itu lebih baik bagimu daripada negeri dunia. Kelak pasti Rabbmu akan memberikan kepadamu, wahai Nabi, berbagai macam kenikmatan di akhirat, lalu kamu ridha dengannya.

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu.

Tafsir Al-Muyassar

Bukankah Dia mendapatimu dulu sebagai yatim, ayahmu meninggal saat kamu berada dalam kandungan ibumu, lalu Dia melindungimu. Dia mendapatimu tidak tahu apa itu kitab dan apa itu iman, lalu Dia mengajarimu apa yang tidak kamu ketahui, dan Dia memberikan taufik kepada amal-amal yang terbaik? Dia mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberikan rizkimu kepadamu, dan mencukupi dirimu dengan qana`ah dan kesabaran?

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.

Tafsir Al-Muyassar

Bukankah Dia mendapatimu dulu sebagai yatim, ayahmu meninggal saat kamu berada dalam kandungan ibumu, lalu Dia melindungimu. Dia mendapatimu tidak tahu apa itu kitab dan apa itu iman, lalu Dia mengajarimu apa yang tidak kamu ketahui, dan Dia memberikan taufik kepada amal-amal yang terbaik? Dia mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberikan rizkimu kepadamu, dan mencukupi dirimu dengan qana`ah dan kesabaran?

وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

Tafsir Al-Muyassar

Bukankah Dia mendapatimu dulu sebagai yatim, ayahmu meninggal saat kamu berada dalam kandungan ibumu, lalu Dia melindungimu. Dia mendapatimu tidak tahu apa itu kitab dan apa itu iman, lalu Dia mengajarimu apa yang tidak kamu ketahui, dan Dia memberikan taufik kepada amal-amal yang terbaik? Dia mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberikan rizkimu kepadamu, dan mencukupi dirimu dengan qana`ah dan kesabaran?

فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ
Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.

Tafsir Al-Muyassar

Adapun terhadap anak yatim, maka janganlah kamu memperlakukannya dengan buruk. Sedangkan terhadap orang yang minta-minta, maka janganlah kamu menghardiknya. Bahkan, berilah ia makan dan penuhilah hajatnya. Adapun terhadap nikmat Rabbmu yang diberikan kepadamu, maka sebut-sebutlah.
وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ
Dan terhadap orang yang minta-minta maka janganlah kamu menghardiknya.

Tafsir Al-Muyassar

Adapun terhadap anak yatim, maka janganlah kamu memperlakukannya dengan buruk. Sedangkan terhadap orang yang minta-minta, maka janganlah kamu menghardiknya. Bahkan, berilah ia makan dan penuhilah hajatnya. Adapun terhadap nikmat Rabbmu yang diberikan kepadamu, maka sebut-sebutlah.

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Dan terhadap nikmat Rabbmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).

Tafsir Al-Muyassar

Adapun terhadap anak yatim, maka janganlah kamu memperlakukannya dengan buruk. Sedangkan terhadap orang yang minta-minta, maka janganlah kamu menghardiknya. Bahkan, berilah ia makan dan penuhilah hajatnya. Adapun terhadap nikmat Rabbmu yang diberikan kepadamu, maka sebut-sebutlah.