بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
حٰمۤۚ
Haa Miim.
Tafsir Al-Muyassar
Haa, Miim. Pembicaraan tentang huruf-huruf terpenggal telah hadir di awal surah Al-Baqarah Barakahوَالْكِتٰبِ الْمُبِيْنِۙ
Demi Kitab (al-Quran) yang menjelaskan,
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan al-Quran yang lafazh dan maknanya jelas.اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ
sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami menurunkannya di malam Lailatul Qadar, malam yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan yang banyak, ia ada di bulan Ramadhan.فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ
Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami memberi peringatan kepada manusia tentang apa yang bermanfaat bagi mereka dan apa yang merugikan mereka.اَمْرًا مِّنْ عِنْدِنَاۗ اِنَّا كُنَّا مُرْسِلِيْنَۖ
(yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah yang mengutus rasul-rasul,
Tafsir Al-Muyassar
Hal itu dengan mengutus para Rasul dan menurunkan kitab-kitab, agar hujjah Allah tegak atas hamba-hamba-Nya. Di malam itu segala perkara yang pasti mencakup ajal dan rizki dalam setahun itu serta hal-hal lainnya yang terjadi padanya sampai akhir ditetapkan dan dialihkan ke buku-buku para malaikat pencatat dari Lauhul Mahfuzh, tidak diganti dan tidak dirubah.رَحْمَةً مِّنْ رَّبِّكَ ۗاِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُۗ
sebagai rahmat dari Rabbmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,
Tafsir Al-Muyassar
Keputusan bijaksana itu adalah keputusan dari Kami. Segala apa yang tejadi maka ia dengan takdir Allah SWT dan apa yang Dia wahyukan, maka ia dengan perintah, izin dan ilmu Allah. Sesungguhnya Kami mengutus kepada manusia para rasul, Muhammad dan para Rasul sebelumnya, sebagai rahmat dari Rabbmu -wahai Rasul- kepada kaum yang mana kamu diutus kepada mereka.رَبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَاۘ اِنْ كُنْتُمْ مُّوْقِنِيْنَ
Rabb Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu adalah orang yang menyakini.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar yang mendengar segala suara, Maha Mengetahui segala urusan makhluk-Nya yang lahir maupun yang batin. Pencipta langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada pada keduanya.لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ ۗرَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ
Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan. (Dialah) Rabbmu dan Rabb bapak-bapakmu yang terdahulu.
Tafsir Al-Muyassar
Bila kalian adalah orang-orang yang meyakini hal itu, maka ketahuilah bahwa Rabb seluruh makhluk adalah llah-nya yang haq. Tiada Ilah yang berhak untuk disembah kecuali Dia semata, tiada sekutu bagi-Nya, yang menghidupkan dan yang mematikan. Rabb kalian dan Rabb nenek moyang kalian yang mendahului, maka sembahlah Dia, bukan tuhan-tuhan yang tiada kuasa menghadirkan manfaat dan madarat.لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ ۗرَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ
Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan. (Dialah) Rabbmu dan Rabb bapak-bapakmu yang terdahulu.
Tafsir Al-Muyassar
Bila kalian adalah orang-orang yang meyakini hal itu, maka ketahuilah bahwa Rabb seluruh makhluk adalah llah-nya yang haq. Tiada Ilah yang berhak untuk disembah kecuali Dia semata, tiada sekutu bagi-Nya, yang menghidupkan dan yang mematikan. Rabb kalian dan Rabb nenek moyang kalian yang mendahului, maka sembahlah Dia, bukan tuhan-tuhan yang tiada kuasa menghadirkan manfaat dan madarat.بَلْ هُمْ فِيْ شَكٍّ يَّلْعَبُوْنَ
Tetapi mereka bermain-main dalam keragu-raguan,
Tafsir Al-Muyassar
Justru orang-orang musyrikin itu benar-benar dalam kebimbangan terhadap kebenaran. Mereka lalai dan bermain-main, dan membenarkannva.فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ
Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata.
Tafsir Al-Muyassar
Tunggulah -wahai Rasul- orang-orang musyrikin itu di hari di mana langit mengeluarkan asapnya yang nyataيَغْشَى النَّاسَۗ هٰذَا عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih,
Tafsir Al-Muyassar
dan jelas yang menyelimuti manusia. Dikatakan kepada mereka, "Ini adalah adzab yang pedih dan menyakitkan."رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ اِنَّا مُؤْمِنُوْنَ
(Mereka berdoa): "Ya Rabb kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman."
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian mereka memohon agar adzab tersebut diangkat dan dikikis dari mereka, "Rabb kami! angkatlah adzab ini dari kami, bila Engkau mengangkatnya dari kami maka sesungguhnya kami akan beriman kepada-Mu." Hal ini telah terjadi dan mereka tidak beriman seperti yang mereka janjikan sendiri.اَنّٰى لَهُمُ الذِّكْرٰى وَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مُّبِيْنٌۙ
Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan,
Tafsir Al-Muyassar
Bagaimana mereka akan mengambil pelajaran dan nasihat setelah adzab turun menimpa mereka, sedangkan seorang utusan yang nyata telah datang kepada mereka, yaitu Muhammad sawثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوْا مُعَلَّمٌ مَّجْنُوْنٌۘ
kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata: "Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila."
Tafsir Al-Muyassar
kemudian mereka berpaling darinya dan berkata, "Dia belajar dari manusia, dukun atau setan, dia gila dan bukan seorang Rasul?"اِنَّا كَاشِفُوا الْعَذَابِ قَلِيْلًا اِنَّكُمْ عَاۤىِٕدُوْنَۘ
Sesungguhnya (kalau) Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar).
Tafsir Al-Muyassar
Kami akan mengangkat adzab dari mereka sesaat, dan kalian akan melihat bahwa kalian akan kembali kepada kekufuran, kesesatan dan pendustaan, dan bahwa Kami akan menghukum kalian atas itu.يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرٰىۚ اِنَّا مُنْتَقِمُوْنَ
(Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan.
Tafsir Al-Muyassar
Di hari di mana Kami menyiksa seluruh orang-orang kafir dengan adzab yang paling besar di hari Kiamat, itulah hari pembalasan Kami kepada mereka.وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ كَرِيْمٌۙ
Sesungguhnya sebelum mereka telah Kami uji kaum Firaun dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia,
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh Kami telah menguji kaum Firaun sebelum orang-orang musyrikin itu. Seorang Rasul yang mulia datang kepada mereka, yaitu Musa, maka mereka mendustakannya. Akibatnya mereka binasa. Begitulah Kami melakukan terhadap musuh-musuhmu -wahai Rasul- bila mereka tidak beriman.اَنْ اَدُّوْٓا اِلَيَّ عِبَادَ اللّٰهِ ۗاِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ
(dengan berkata): "Serahkan kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil yang kamu perbudak). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dipercaya kepadamu,
Tafsir Al-Muyassar
Musa berkata kepada mereka, "Serahkanlah hamba-hamba Allah dari Bani Israil dan biarkanlah mereka bersamaku, supaya mereka bisa menyembah Allah semata tiada sekutu bagi-Nya. Sesungguhnya aku bagi kalian adalah utusan yang dipercaya oleh Allah untuk menyampaikan wahyu dan risalah-Nya."وَّاَنْ لَّا تَعْلُوْا عَلَى اللّٰهِ ۚاِنِّيْٓ اٰتِيْكُمْ بِسُلْطٰنٍ مُّبِيْنٍۚ
dan janganlah kamu menyombongkan diri terhadap Allah. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata.
Tafsir Al-Muyassar
Hendaknya kalian jangan menyom bongkan diri di depan Allah dengan mendustakan utusan-utusan-Nya, sesungguhnya aku datang kepada kalian dengan membawa bukti nyata atas kebenaran risalahku.وَاِنِّيْ عُذْتُ بِرَبِّيْ وَرَبِّكُمْ اَنْ تَرْجُمُوْنِۚ
Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Rabbku dan Rabbmu, dari keinginanmu merajamku
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya aku berlindung kepada Allah Rabbku dan Rabb kalian bila kalian hendak membunuhku dengan melempariku dengan batu. Bila kalian tidak membenarkanku dalam apa yang aku bawa kepada kalian, maka biarkanlah jalanku dan jangan menggangguku.
وَاِنْ لَّمْ تُؤْمِنُوْا لِيْ فَاعْتَزِلُوْنِ
dan jika kamu tidak beriman kepadaku maka biarkanlah aku (memimpin Bani Israil)."
Tafsir Al-Muyassar
Bila kalian tidak membenarkanku dalam apa yang aku bawa kepada kalian, maka biarkanlah jalanku dan jangan menggangguku.فَدَعَا رَبَّهٗٓ اَنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ قَوْمٌ مُّجْرِمُوْنَ
Kemudian Musa berdoa kepada Rabbnya: "Sesungguhnya mereka ini adalah kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)."
Tafsir Al-Muyassar
Maka Musa berdoa kepada Rabbnya manakala Firaun dan kaumnya mendustakannya dan tidak beriman kepadanya, "Sesungguhnya mereka adalah kaum yang kafir dan mempersekutukan Allah."فَاَسْرِ بِعِبَادِيْ لَيْلًا اِنَّكُمْ مُّتَّبَعُوْنَۙ
(Allah berfirman): "Maka berjalanlah kamu dengan membawa hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu akan dikejar,
Tafsir Al-Muyassar
Bawalah -wahai Rasul- hamba-hamba-Ku yang membenarkanmu, beriman kepadamu dan mengikutimu di malam hari bukan orang-orang yang mendustakanmu dari mereka. Kalian akan dikejar oleh Firaun dan bala tentaranya, namun kalian akan selamat, sedangkan Firaun dan bala tentaranya akan tenggelam.وَاتْرُكِ الْبَحْرَ رَهْوًاۗ اِنَّهُمْ جُنْدٌ مُّغْرَقُوْنَ
dan biarkanlah laut itu tetap terbelah. Sesungguhnya mereka adalah tentara yang akan ditenggelamkan."
Tafsir Al-Muyassar
Dan tinggalkan lautan sebagaimana ia sebelum kamu menyeberanginya, tenang dan tidak bergolak. Sesungguhnya Firaun dan bala tentaranya tenggelam di dalam lautan.كَمْ تَرَكُوْا مِنْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ
Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan,
Tafsir Al-Muyassar
Berapa banyak harta peninggalan Firaun dan kaummu setelah mereka binasa dengan ditenggelamkannya mereka oleh Allah berupa kebun-kebun dan ladang-ladang hijau, mata air yang mengalir,وَّزُرُوْعٍ وَّمَقَامٍ كَرِيْمٍۙ
dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah,
Tafsir Al-Muyassar
tanaman dan bangunan-bangunan yang indahوَّنَعْمَةٍ كَانُوْا فِيْهَا فٰكِهِيْنَۙ
dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya,
Tafsir Al-Muyassar
dan kehidupan di mana mereka dulu bernikmat ria di dalamnya.كَذٰلِكَ ۗوَاَوْرَثْنٰهَا قَوْمًا اٰخَرِيْنَۚ
demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain.
Tafsir Al-Muyassar
Dengan hukuman seperti itu Allah menghukum orang-orang yang mendustaka dan mengganti nikmat Allah dengan kekufuran. Dan setelah Firaun dan kaumnya Kami mewariskan nikmat-nikmat itu kepada kaum yang lain yang meneruskan mereka dari Bani Israil.فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاۤءُ وَالْاَرْضُۗ وَمَا كَانُوْا مُنْظَرِيْنَ
Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi tangguh.
Tafsir Al-Muyassar
Langit dan bumi tidak menangis sedih untuk Firaun dan kaumnya, dan azab yang menimpa mereka juga tidak ditunda.وَلَقَدْ نَجَّيْنَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ مِنَ الْعَذَابِ الْمُهِيْنِۙ
Dan sesungguhnya telah kami selamatkan Bani Israil dari siksaan yang menghinakan,
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh Kami telah menyelamatkan Bani Israil dari adzab yang menghinakan mereka, dengan dibunuhnya anak-anak lelaki mereka dan dibiarkannya anak perempuan mereka.مِنْ فِرْعَوْنَ ۗاِنَّهٗ كَانَ عَالِيًا مِّنَ الْمُسْرِفِيْنَ
dari (azab) Firaun. Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong, salah seorang dari orang-orang yang melampaui batas.
Tafsir Al-Muyassar
Dari Firaun, sesungguhnya dia adalah orang yang sangat sombong termasuk orang-orang musyrikin, bertindak melampaui batas dan angkuh di depan hamba-hamba Allah.وَلَقَدِ اخْتَرْنٰهُمْ عَلٰى عِلْمٍ عَلَى الْعٰلَمِيْنَ
Dan sesungguhnya telah Kami pilih mereka dengan pengetahuan (Kami) atas bangsa-bangsa.
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh Kami telah mengangkat Bani Israil dengan ilmu dari Kami atas orang-orang di zaman mereka.وَاٰتَيْنٰهُمْ مِّنَ الْاٰيٰتِ مَا فِيْهِ بَلٰۤـؤٌا مُّبِيْنٌ
Dan Kami telah memberikan kepada mereka diantara tanda-tanda kekuasaan (Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang nyata."
Tafsir Al-Muyassar
Kami memberi mereka mukjizat-mukjizat melalui Musa yang menguji mereka, dalam keadaan suka maupun duka.اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَيَقُوْلُوْنَۙ
Sesungguhnya mereka (kaum musyrik) itu benar-benar berkata,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang musyrikin dari kaummu -wahai Rasul- akan berkata,اِنْ هِيَ اِلَّا مَوْتَتُنَا الْاُوْلٰى وَمَا نَحْنُ بِمُنْشَرِيْنَ
"tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami sekali-kali tidak akan dibangkitkan,
Tafsir Al-Muyassar
"Tidak ada kecuali kematian yang kami rasakan, yaitu kematian pertama sekaligus terakhir. Setelah kami mati, kami tidak dibangkitkan untuk dihisab, menerima pahala atau hukuman."فَأْتُوْا بِاٰبَاۤىِٕنَآ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
maka datangkanlah (kembali) bapak-bapak kami jika kamu memang orang-orang yang benar."
Tafsir Al-Muyassar
Mereka juga berkata, "Datangkanlah -wahai Muhammad- engkau dan orang-orang yang bersamamu, nenek-nenek moyang kami yang telah mati, bila kalian adalah orang-orang yang benar dalam apa yang kalian janjikan bahwa Allah membangkitkan orang-orang dari kubur dalam keadaan hidup."اَهُمْ خَيْرٌ اَمْ قَوْمُ تُبَّعٍۙ وَّالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۗ اَهْلَكْنٰهُمْ اِنَّهُمْ كَانُوْا مُجْرِمِيْنَ
Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik ataukah kaum Tubba dan orang-orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdosa.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah orang-orang musyrikin itu lebih baik atau kaum Tubba` al-Himyari dan orang-orang sebelum mereka dari umat-umat yang kafir kepada Rabbnya? Kami membinasakan mereka karena kejahatan dan kekufuran mereka. Orang-orang musyrikin itu tidak lebih baik dari mereka, sehingga Kami memaafkan mereka dan tidak membinasakan mereka, padahal mereka adalah orang-orang yang kafir kepada Allah.وَمَا خَلَقْنَا السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لٰعِبِيْنَ
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
Tafsir Al-Muyassar
Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan main-main.مَا خَلَقْنٰهُمَآ اِلَّا بِالْحَقِّ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ
Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
Tafsir Al-Muyassar
Kami tidak menciptakan keduanya kecuali dengan kebenaran yang merupakan sunnah Allah pada makhluk-Nya dan pengaturanNya. akan tetapi orang-orang musyrikin itu tidak mengetahi hal itu, oleh karenanya mereka tidak memikirkannya, karena mereka tidak berharap pahala dan tidak takut hukuman.اِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيْقَاتُهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ
Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah hari yang dijanjikan bagi mereka semuanya,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya hari keputusan di antara seluruh makhluk dengan apa yang mereka lakukan di dunia, yang baik atau yang buruk, adalah waktu berkumpul mereka semuanya.يَوْمَ لَا يُغْنِيْ مَوْلًى عَنْ مَّوْلًى شَيْئًا وَّلَا هُمْ يُنْصَرُوْنَۙ
yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,
Tafsir Al-Muyassar
Hari itu, seorang teman tidak menolong temannya sedikit pun, sebagian tidak membantu sebagian yang lain,اِلَّا مَنْ رَّحِمَ اللّٰهُ ۗاِنَّهٗ هُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
kecuali siapa yang dirahmati oleh Allah dari orang-orang yang beriman. Seorang Mukmin mungkin memberi syafaat bagi Mukmin lainnya di sisi Allah setelah mendapatkan izin dari-Nya. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa dalam pembalasan-Nya terhadap musuh-musuh-Nya, namun Maha Penyayang kepada orang-orang yang menaati dan menyintai-Nya.اِنَّ شَجَرَتَ الزَّقُّوْمِۙ
Sesungguhnya pohon zaqqum itu,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pohon Zaqqum yang keluar di dasar neraka jahim,طَعَامُ الْاَثِيْمِۛ
makanan orang yang banyak berdosa.
Tafsir Al-Muyassar
Buahnya adalah makanan bagi pelaku dosa-dosa yang banyak dan dosa paling besar adalah syirik kepada Allah.كَالْمُهْلِ ۛ يَغْلِيْ فِى الْبُطُوْنِۙ
(Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut,
Tafsir Al-Muyassar
Buah pohon Zaqqum seperti tembaga yang meleleh dan mendidih di dalam perut penduduk neraka,كَغَلْيِ الْحَمِيْمِۗ
seperti mendidihnya air yang sangat panas.
Tafsir Al-Muyassar
seperti air yang mendidih dan mencapai puncak nanas.خُذُوْهُ فَاعْتِلُوْهُ اِلٰى سَوَاۤءِ الْجَحِيْمِۙ
Peganglah dia kemudian seretlah dia ketengah-tengah neraka.
Tafsir Al-Muyassar
Tangkaplah pendosa lagi fajir ini dan doronglah ia, lalu giringlah ia dengan keras ke tengah Neraka Jahim di Hari Kiamat.ثُمَّ صُبُّوْا فَوْقَ رَأْسِهٖ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيْمِۗ
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian tuangkan di atas kepala pendosa ini air yang sangat-sangat panas, sehingga adzab tidak pernah putus darinya.ذُقْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَرِيْمُ
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.
Tafsir Al-Muyassar
Dikatakan kepada pendosa yang sengsara ini sebagai perendahan dan penghinaan, "Rasakanlah siksa yang ditimpakan kepadamu hari ini, sesungguhnya kamu adalah orang yang mulia di kalangan kaummu dan terhormat di antara mereka."اِنَّ هٰذَا مَا كُنْتُمْ بِهٖ تَمْتَرُوْنَ
Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu kamu selalu meragu-ragukannya.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya adzab yang ditimpakan kepada kalian hari ini adalah adzab yang dulu kalian ragukan di dunia, dan kalian tidak myakininya.اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ مَقَامٍ اَمِيْنٍۙ
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam tempat yang aman,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa kepada Allah dengan menjalankan apa yang Dia perintahkan dan menjauhi apa yang Dia larang di dunia. Maka di akhirat mendapatkan tempat tinggal yang aman dari kesedihan, kesulitan dan lainnya.فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ
(yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air,
Tafsir Al-Muyassar
Di surga dan mata air yang mengalir.يَّلْبَسُوْنَ مِنْ سُنْدُسٍ وَّاِسْتَبْرَقٍ مُّتَقٰبِلِيْنَۚ
mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal,(duduk) berhadap-hadapan,
Tafsir Al-Muyassar
Mereka memakai sutera yang lembut dan sutera yang kasar, sebagian menghadapkan wajahnya kepada sebagian yang lainnya. sebagian tidak melihat tengkuk yang lain, majlis mereka selalu berputar bila mereka berputar.كَذٰلِكَۗ وَزَوَّجْنٰهُمْ بِحُوْرٍ عِيْنٍۗ
demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.
Tafsir Al-Muyassar
Sebagaimana Kami memberikan kemuliaan kepada orang-orang yang bertakwa di akhirat dengan memasukkan mereka ke dalam surga dan memakaikan mereka sutera kasar dan sutera lembut, Kami juga memuliakan mereka dengan memberi mereka pasangan-pasangan yang sangat cantik dengan mata yang lebar lagi indah.يَدْعُوْنَ فِيْهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ اٰمِنِيْنَۙ
Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran),
Tafsir Al-Muyassar
Di surga orang-orang yang bertakwa itu meminta buah-buahan apa pun yang mereka inginkan. Mereka aman tanpa kematian dan apa yang mereka dapatkan tiada berakhir dan berhenti.لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا الْمَوْتَ اِلَّا الْمَوْتَةَ الْاُوْلٰىۚ وَوَقٰىهُمْ عَذَابَ الْجَحِيْمِۙ
mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka,
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang bertakwa di surga itu tidak merasakan lagi kematian setelah kematian yang mereka rasakan di dunia. Allah melindungi orang-orang yang bertakwa itu dari adzab Neraka Jahimفَضْلًا مِّنْ رَّبِّكَۚ ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ
sebagai karunia dari Rabbmu. Yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
sebagai kebaikan dan karunia dari-Nya SWT. Apa yang Kami berikan kepada orang-orang yang bertakwa di akhirat berupa kemuliaan ini adalah kemenangan yang besar di mana tiada kemenangan sesudahnya.
فَاِنَّمَا يَسَّرْنٰهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ
Sesungguhnya Kami mudahkan al-Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran.
Tafsir Al-Muyassar
Kami memudahkan lafazh dan makna al-Quran dengan menggunakan bahasamu -wahai Rasul- agar mereka mau menggali pesan dan nasihatnya.
فَارْتَقِبْ اِنَّهُمْ مُّرْتَقِبُوْنَ
Maka tunggulah; sesungguhnya mereka itu menunggu (pula).

